Dari Unit Laundry Lapas Batulicin, Warga Binaan Temukan Bekal untuk Masa Depan

Dari Unit Laundry Lapas Batulicin, Warga Binaan Temukan Bekal untuk Masa Depan

Batulicin, INFO_PAS – Aktivitas produktif tampak berlangsung di unit laundry Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin, Senin (8/6). Melalui program pembinaan kemandirian, Warga Binaan dilibatkan secara langsung dalam proses pencucian pakaian sebagai sarana pembelajaran keterampilan kerja selama jalani masa pidana.

Unit laundry Lapas Batulicin setiap harinya layani pencucian pakaian Warga Binaan dengan kapasitas capai puluhan kilogram. Selain mendukung kebersihan lingkungan hunian, kegiatan ini juga menjadi media pembinaan tanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja.

Warga Binaan diberikan pemahaman mengenai tahapan kerja mulai dari pemilahan pakaian, proses pencucian, pengeringan, hingga pelipatan. Kegiatan tersebut dilakukan dengan pendampingan petugas untuk memastikan kualitas layanan dan keamanan kerja tetap terjaga.

Kepala Subseksi Pembinaan, Harry Indrawan, menyampaikan unit laundry merupakan salah satu program pembinaan kemandirian yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.

"Melalui kegiatan laundry, Warga Binaan belajar tentang tanggung jawab, kedisiplinan, dan manajemen pekerjaan. Keterampilan sederhana seperti ini memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi bekal yang berguna ketika mereka kembali ke tengah masyarakat," ujar Harry.

Salah seorang Warga Binaan, K, yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru.

"Saya merasa senang karena bisa belajar keterampilan yang bermanfaat. Selain mengisi waktu dengan kegiatan positif, saya juga belajar bekerja secara disiplin dan bertanggung jawab sehingga lebih siap menghadapi kehidupan setelah bebas nanti," ujar K.

Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan pembinaan kemandirian harus mampu memberikan keterampilan yang aplikatif dan bernilai guna bagi Warga Binaan.

"Setiap program pembinaan yang kami jalankan diarahkan untuk membentuk Warga Binaan yang produktif dan memiliki bekal keterampilan. Unit laundry menjadi salah satu sarana yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai modal kehidupan setelah kembali ke masyarakat," ujar Thoha. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0