Deteksi Dini HIV dan IMS, 200 Warga Binaan Lapas Tanjung Ikuti VCT Mobile

Deteksi Dini HIV dan IMS, 200 Warga Binaan Lapas Tanjung Ikuti VCT Mobile

Tanjung, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong dan Puskesmas Mabu’un gelar Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile bagi 200 Warga Binaan, Selasa (12/5). Kegiatan tersebut hadirkan edukasi kesehatan, konseling, hingga pemeriksaan rapid test sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV) serta Infeksi Menular Seksual (IMS).

Pelaksanaan VCT Mobile berlangsung di aula lapas dengan melibatkan tim medis dan penyuluh kesehatan. Warga Binaan mendapatkan pemahaman mengenai HIV dan IMS, mulai dari cara penularan, pencegahan, hingga pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Selain penyuluhan, peserta juga ikuti konseling individu dan pemeriksaan rapid test guna mengetahui kondisi kesehatan masing-masing secara lebih dini dan akurat.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik serta Kegiatan Kerja, Robbyanoor, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan sekaligus penguatan pembinaan di bidang kesehatan.

“Kesehatan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi. Melalui VCT Mobile ini, kami ingin memastikan Warga Binaan mendapatkan edukasi yang benar sekaligus pemeriksaan kesehatan yang memadai,” ujarnya.

Sementara itu, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, Gazali Rahman, menjelaskan deteksi dini melalui layanan VCT memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran HIV dan IMS.

“Pendekatan edukasi dan pemeriksaan langsung seperti ini efektif meningkatkan kesadaran sekaligus memberikan perlindungan kesehatan, khususnya di lingkungan tertutup seperti Lapas,” jelasnya.

Ia menambahkan layanan VCT Mobile juga dirancang agar Warga Binaan dapat mengikuti pemeriksaan tanpa rasa takut maupun khawatir terhadap stigma.

Salah seorang Warga Binaan, Aulia, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.

“Kami jadi lebih paham tentang bahaya HIV dan IMS serta pentingnya menjaga kesehatan. Pemeriksaannya juga membuat kami lebih tenang karena tahu kondisi kesehatan kami,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Lapas Tanjung perkuat layanan kesehatan bagi Warga Binaan melalui kolaborasi bersama instansi kesehatan daerah. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tanjung

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0