Di Antara Lembaran Buku, Warga Binaan Lapas Batulicin Tumbuhkan Budaya Literasi

Di Antara Lembaran Buku, Warga Binaan Lapas Batulicin Tumbuhkan Budaya Literasi

Batulicin, INFO PAS – Suasana tenang dan penuh semangat belajar tampak di Pojok Baca Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin, Rabu (03/6). Warga Binaan memanfaatkan waktu luang untuk menambah wawasan dan pengetahuan melalui berbagai koleksi buku yang tersedia.

Pojok Baca Lapas Batulicin menyediakan berbagai jenis bacaan mulai dari buku pengetahuan umum, keagamaan, motivasi, keterampilan, hingga pengembangan diri. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi sarana edukatif yang mendukung proses pembinaan sekaligus menumbuhkan budaya literasi di kalangan Warga Binaan.

Setiap harinya, sejumlah Warga Binaan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk membaca dan memperluas wawasan mereka. Aktivitas membaca tidak hanya menjadi hiburan bermanfaat, tetapi juga membantu membangun pola pikir yang lebih positif dan produktif.

Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan buku memiliki peran penting dalam membentuk cara pandang dan karakter seseorang “Pembinaan tidak hanya dilakukan melalui aturan dan kegiatan keterampilan, tetapi juga melalui pengetahuan. Di antara lembaran buku, Warga Binaan belajar memahami kehidupan, memperbaiki pola pikir, dan menata masa depan yang lebih baik karena literasi adalah investasi perubahan yang nilainya jauh melampaui masa pidana yang sedang dijalani,” ujarnya.

Program literasi yang dijalankan Lapas Batulicin merupakan pembinaan yang berorientasi pada perubahan pola pikir dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui kebiasaan membaca, Warga Binaan diharapkan memperoleh bekal pengetahuan yang dapat dimanfaatkan saat kembali ke tengah masyarakat.

Salah satu Warga Binaan berinisial D mengaku kegiatan membaca memberikan banyak manfaat selama menjalani pembinaan. “Dulu saya jarang membaca, tetapi di sini saya mulai memahami bahwa buku bisa membuka cara berpikir yang baru. Setiap buku yang saya baca memberi pelajaran berharga dan membuat saya lebih optimis untuk memperbaiki diri dan menyusun rencana hidup yang lebih baik setelah bebas nanti,” tuturnya.

Melalui penguatan budaya literasi, Lapas Batulicin terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang konstruktif dan edukatif. Pojok Baca diharapkan menjadi ruang belajar yang mampu menumbuhkan harapan, pengetahuan, dan semangat baru bagi Warga Binaan dalam menata masa depan mereka. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0