Dukung Ketahanan Pangan, Panen Raya Lapas Saparua Hasilkan 71 Ikat Sayur

Dukung Ketahanan Pangan, Panen Raya Lapas Saparua Hasilkan 71 Ikat Sayur

Saparua, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua laksanakan panen raya sayur sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan terbatas di lingkungan Lapas, Rabu (19/8). Hasil panen kali ini terdiri dari 20 ikat kangkung dan 51 ikat pakcoy dengan total 71 ikat sayuran.

Panen dilaksanakan di dua lokasi kebun, yakni kebun bagian belakang dalam area Lapas dan kebun samping Lapas. Turut hadir Kepala Lapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, beserta jajaran struktural, petugas, Warga Binaan tamping kebun, dan peserta magang

Pramuaji mengatakan pemanfaatan lahan terbatas menjadi salah satu langkah Lapas dalam mendukung ketahanan pangan. “Dengan lahan yang terbatas, kami berupaya memaksimalkan setiap ruang yang ada agar tetap produktif. Hasil panen ini menunjukkan keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang untuk terus mengembangkan usaha ketahanan pangan,” ujarnya.

Kepala Subseksi Pembinaan, Florianty Talakua, menyampaikan hasil panen tersebut menjadi perkembangan positif dari pengelolaan kebun Lapas. “Panen hari ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas dan perawatan kebun,” tuturnya.

MS, Warga Binaan tamping kebun, menjelaskan panen tersebut merupakan panen pertama pada bulan ini. “Ini panen pertama kami di bulan ini. Masih ada anakan sayur yang belum dipanen dan masih dalam proses perkembangan sehingga akan terus kami rawat sampai siap dipanen,” katanya.

Selaku peserta magang, Salsabila Patty menilai kegiatan panen memberikan pengalaman langsung yang berharga. “Panen pakcoy dan kangkung hari ini memberikan pengalaman langsung bagi saya. Saya belajar bahwa hasil budidaya membutuhkan ketelitian, perawatan rutin, kerja keras, dan kerja sama tim,” ujarnya.

Panen raya ini menjadi program pembinaan kemandirian yang memanfaatkan potensi lahan Lapas secara produktif. Kegiatan pertanian tidak hanya menghasilkan sayuran, tetapi juga memberikan keterampilan praktis kepada Warga Binaan dalam proses budidaya dan pengelolaan hasil panen.

Dengan masih terdapat tanaman yang berada dalam tahap pertumbuhan, pengelolaan kebun akan terus dilanjutkan melalui perawatan dan pemantauan secara rutin. Upaya tersebut diharapkan menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di lingkungan Lapas Saparua. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Saparua

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0