Gandeng Jaringan Doa se-Kotabaru, Lapas Kotabaru Fasilitasi Ibadah Warga Binaan Nasrani

Gandeng Jaringan Doa se-Kotabaru, Lapas Kotabaru Fasilitasi Ibadah Warga Binaan Nasrani

Kotabaru, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus hadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual melalui ibadah rutin bagi Warga Binaan Nasrani di Gereja Imanuel, Kamis (2/7). Kegiatan ini terlaksana berkat sinergi dengan Jaringan Doa se-Kotabaru (JDSE) sebagai mitra pembinaan kerohanian yang secara konsisten mendampingi Warga Binaan.

Pembinaan kerohanian menjadi salah satu program yang terus dioptimalkan Lapas Kotabaru sebagai pembentukan karakter Warga Binaan. Warga Binaan dibimbing untuk menanamkan nilai-nilai kasih, kejujuran, tanggung jawab, dan pengampunan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menegaskan pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan proses Pemasyarakatan. Pembinaan tidak hanya berfokus pada keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan mental dan spiritual Warga Binaan.

“Kami berharap mereka memperoleh ketenangan hati, memperkuat iman, dan memiliki semangat untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” harap Doni.

Pada kesempatan itu, suasana ibadah berlangsung penuh khidmat dan kekeluargaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan puji-pujian, doa bersama, penyampaian firman tuhan, serta refleksi rohani yang mengajak Warga Binaan untuk makin mendekatkan diri kepada tuhan, memperbaiki diri, dan menumbuhkan semangat menjalani masa pembinaan dengan penuh harapan.

Perwakilan JDSE, Veni Anggraini, menyampaikan kehadiran mereka merupakan bentuk pelayanan sekaligus dukungan moral bagi Warga Binaan. “Kami percaya setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki hidupnya. Melalui persekutuan dan firman tuhan, kami ingin menghadirkan pengharapan dan menguatkan Warga Binaan agar tetap memiliki keyakinan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan,” ungkapnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial YM bersyukur karena ibadah rutin memberikan kekuatan batin selama menjalani masa pidana. “Setiap mengikuti ibadah, saya merasa lebih tenang dan memiliki semangat baru. Firman tuhan yang kami dengarkan menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” tuturnya.

Melalui pembinaan kerohanian berkesinambungan, Lapas Kotabaru terus perkuat komitmennya menghadirkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada perubahan perilaku. Diharapkan, nilai-nilai spiritual yang ditanamkan menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi sesama. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Kotabaru

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0