Habis Diborong Pembeli, Kecap D‘lapang Lapas Perempuan Malang Kembali Diproduksi

Habis Diborong Pembeli, Kecap D‘lapang Lapas Perempuan Malang Kembali Diproduksi

Malang, INFO_PAS – Kecap D'lapang, salah satu produk olahan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang, kembali diproduksi setelah stoknya menipis akibat tingginya minat pembeli sepanjang Agustus 2026. Produk kecap yang menjadi salah satu unggulan kegiatan kemandirian tersebut banyak diborong oleh para tamu yang berkunjung ke Lapas Perempuan Malang.

Sepanjang Agustus 2026, Lapas Perempuan Malang menerima kunjungan dari berbagai kalangan, mulai dari artis film Ketok Mejik, influencer, hingga sosok jebolan Masterchef. Kehadiran para tamu tidak hanya menjadi momentum silaturahmi dan apresiasi terhadap program pembinaan, tetapi turut meningkatkan minat terhadap produk hasil karya Warga Binaan, termasuk Kecap D'lapang.

Melihat stok yang makin menipis, produksi ulang segera dilakukan oleh dua Warga Binaan. Proses pembuatan kecap membutuhkan waktu sekitar tiga hari dan menghasilkan sekitar 28 hingga 30 botol dalam satu kali produksi. Setiap tahapnya dikerjakan dengan teliti untuk menjaga kualitas produk sebelum kembali dipasarkan.

Petugas Lapas Perempuan Malang, Kavinda Putri, mengatakan produksi ulang dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok tetap terjaga. “Produksi ini memang harus segera dilakukan sehingga jika ada tamu berdatangan ke Lapas Perempuan Malang, stok aman. Karena prosesnya juga tidak mudah, butuh ketelatenan dan waktu untuk menghasilkan kecap berkualitas,” uajrnya, Rabu (26/8).

Bagi Warga Binaan yang terlibat, proses produksi tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga menjadi pengalaman baru yang dapat menambah keterampilan. Salah satu Warga Binaan, Sinta, senang karena mendapatkan kesempatan mempelajari proses pembuatan kecap dari awal. “Senang bisa tahu caranya membuat kecap. Apalagi kan dari background yang nggak bisa bikin kecap, sekarang jadi bisa,” ungkapnya.

Kecap D'lapang menjadi salah satu bukti pembinaan kemandirian di Lapas Perempuan Malang tidak berhenti pada pelatihan, tetapi diarahkan untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai jual. Tingginya minat terhadap produk tersebut juga menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus mengembangkan keterampilan dan menghasilkan karya berkualitas.

Dengan produksi ulang ini, Kecap D'lapang siap kembali mengisi stok dan menyambut permintaan berikutnya. Dari tangan Warga Binaan, keterampilan terus diasah, produk terus lahir, dan peluang untuk berkarya pun terus terbuka. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Perempuan Malang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0