Ikrar Setia NKRI, Bukti Perjalanan Pembinaan Napiter Lapas Brebes

Ikrar Setia NKRI, Bukti Perjalanan Pembinaan Napiter Lapas Brebes

Brebes, INFO_PAS – Perjalanan proses pembinaan, pendampingan, dan penguatan wawasan kebangsaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes kembali menunjukkan hasil nyata. Seorang Narapidana Terorisme (Napiter) inisial Tkm menyatakan komitmennya untuk kembali setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui pembacaan dan penandatanganan Ikrar Setia NKRI, Rabu (26/8).

Pelaksanaan Ikrar Setia NKRI berlangsung di Aula Lapas Brebes disaksikan oleh berbagai unsur sebagai sinergi dan kolaborasi dalam mendukung keberhasilan program pembinaan. Perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme turut mengikuti kegiatan secara virtual.

Prosesi diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana khidmat mengiringi pembacaan Ikrar Setia kepada NKRI oleh Tkm. Selanjutnya, ia memberikan penghormatan dan mencium Bendera Merah Putih sebagai simbol penghormatan kepada negara. Prosesi berlanjut dengan penandatanganan dokumen Ikrar Setia NKRI yang turut ditandatangani oleh para saksi dari berbagai unsur terkait.

Momentum kebangsaan makin terasa ketika Napiter bersama seluruh peserta menyuarakan yel-yel NKRI yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Brebes, Mudo Mulyanto. Ia menyampaikan pelaksanaan Ikrar Setia NKRI merupakan salah satu hasil nyata dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten, terukur, dan berkesinambungan terhadap Napiter.

“Ikrar setia ini merupakan sebuah langkah penting dan hasil nyata dari proses pembinaan yang telah dijalani. Perubahan tidak terjadi secara instan, tetapi melalui proses yang panjang, pendekatan yang tepat, serta dukungan dan sinergi dari seluruh pihak,” ujar Mudo.

Menurut Mudo, Lapas tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran, memperkuat nilai kebangsaan, serta mempersiapkan Warga Binaan agar kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat. Ia juga menegaskan keberhasilan pelaksanaan Ikrar Setia NKRI tidak dapat dipisahkan dari kolaborasi berbagai pihak.

“Sinergi antara Pemasyarakatan, BNPT, Densus 88, Aparat Penegak Hukum, pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh unsur terkait menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembinaan dan deradikalisasi,” tambah Mudo.

Bagi Tkm, ikrar tersebut menjadi langkah baru dalam perjalanan hidupnya. Ia menyampaikan proses yang telah dijalani selama berada di Lapas telah memberikan pemahaman dan kesadaran baru mengenai pentingnya kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya menyadari keputusan untuk kembali setia kepada NKRI merupakan langkah penting dalam hidup saya. Selama menjalani pembinaan, saya banyak mendapatkan pemahaman dan pembelajaran. Ke depan, saya ingin menjalani kehidupan yang lebih baik, menjunjung Pancasila, serta menjadi bagian yang positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Tkm.

Pelaksanaan Ikrar Setia NKRI ini menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan pembinaan Napiter. Setelah menyatakan kesetiaan kepada NKRI, proses pembinaan akan terus dilanjutkan guna memperkuat pemahaman kebangsaan, meningkatkan kesiapan sosial, dan mempersiapkan yang bersangkutan untuk kembali berintegrasi secara positif di tengah masyarakat.

Lebih dari sekadar pembacaan dan penandatanganan dokumen, Ikrar Setia NKRI di Lapas Brebes menjadi gambaran bahwa perubahan dapat tumbuh melalui proses pembinaan yang konsisten, pendekatan yang tepat, serta sinergi dan kolaborasi kuat antarlembaga. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Brebes

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0