Ini Upaya Rutan Tanjung Dukung Program Ketahanan Pangan
Tanjung, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus perkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah koordinasi dan konsultasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong guna mendukung pengembangan program pembinaan di bidang perkebunan dan perikanan bagi Warga Binaan, Rabu (3/6).
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Al Muqtadir Pasya, membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan, mulai dari pendampingan teknis, penyediaan bibit dan sarana pendukung, hingga peningkatan kapasitas Warga Binaan melalui pelatihan di bidang pertanian dan perikanan. Program ini diharapkan memberikan keterampilan praktis yang bermanfaat bagi Warga Binaan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Pasya menyampaikan kolaborasi dengan instansi teknis merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan. “Kami berharap memperkuat program perkebunan dan perikanan yang telah berjalan dan membuka peluang pembinaan baru yang lebih produktif bagi Warga Binaan. Keterampilan yang diperoleh nantinya diharapkan menjadi bekal bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” harapnya.
Pihak Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong yang diwakili Muhammad Agus Norrahman selaku Kepala Bidang Perikanan menyambut baik upaya yang dilakukan Rutan Tanjung dan menyatakan kesiapan untuk mendukung program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan maupun masyarakat. "Sinergi ini diharapkan menghasilkan program yang berkelanjutan, meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan di lingkungan Rutan, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Tabalong yang sedang menjalani masa pembinaan," ujarnya.

Pada hari yang sama, Rutan Tanjung juga panen 150 ikat sawi dan 20 ikat kangkung yang merupakan hasil budidaya dan perawatan berkelanjutan. Selain memberikan keterampilan praktis yang bermanfaat, program ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kemampuan bercocok tanam yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
Sejak masa penanaman hingga panen, Warga Binaan dilibatkan secara aktif dalam seluruh proses budidaya, mulai dari pengolahan lahan, penyemaian bibit, perawatan tanaman, hingga proses panen. Dengan pendampingan petugas, kegiatan tersebut tidak hanya menghasilkan produk pertanian yang bernilai ekonomis, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja keras kepada Warga Binaan.
Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menyampaikan kegiatan pertanian yang dilaksanakan merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sekaligus implementasi program pembinaan yang produktif bagi Warga Binaan. “Panen sayuran ini merupakan hasil kerja keras Warga Binaan yang selama ini aktif mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Selain memberikan keterampilan bermanfaat, kegiatan ini juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah,” ujarnya.
Hasil panen berupa 150 ikat sawi dan 20 ikat kangkung akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bahan pangan dan pengembangan program pembinaan berkelanjutan di lingkungan Rutan Tanjung. Keberhasilan panen ini diharapkan menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh dan mengembangkan keterampilan yang menjadi bekal positif setelah kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Rutan Tanjung
What's Your Reaction?


