Lapas Ambon Panen Selada, Wujud Nyata Dukung Kemandirian Pangan

Lapas Ambon Panen Selada, Wujud Nyata Dukung Kemandirian Pangan

Ambon, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon kembali tunjukkan produktivitasnya melalui program pembinaan kemandirian. Kali ini, Warga Binaan berhasil memanen delapan kilogram sayur selada segar yang langsung dipasarkan kepada keluarga Warga Binaan yang tengah berkunjung ke Lapas, Rabu (5/8).

Staf kegiatan kerja, M. Imbran, menjelaskan penanaman hingga masa panen selada ini dilakukan secara intensif oleh para Warga Binaan dengan pendampingan petugas. Ia menyebut hasil panen kali ini langsung diserap oleh keluarga pengunjung karena kualitas sayurnya yang segar dan higienis.

"Perawatan tanaman selada ini membutuhkan ketelatenan mulai dari penyemaian hingga masa panen. Puji Tuhan, hasilnya sangat memuaskan. Delapan kg selada langsung habis terjual kepada keluarga Warga Binaan yang datang berkunjung hari ini," tutur Imbran.

Dari hasil penjualan selada tersebut, Warga Binaan yang terlibat secara aktif mendapatkan hak berupa premi sebagai insentif atas kerja keras mereka. Sementara itu, separuh dari hasil penjualan akan disetorkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak.

Salah seorang Warga Binaan inisial C mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya. Ia menceritakan bagaimana pengalaman bertani di Lapas memberikan keahlian baru sekaligus penghasilan tambahan bagi dirinya.

"Kami sangat senang bisa dilibatkan dalam program pertanian ini. Selain mendapat ilmu baru cara menanam selada yang benar, kami juga mendapatkan premi dari hasil penjualan yang bisa dikumpulkan untuk kebutuhan di dalam maupun saat bebas nanti. Terima kasih kepada Kalapas dan petugas Giatja yang terus membimbing kami," ungkap C.

Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan program pembinaan ini. Ia menyatakan pembinaan kemandirian seperti bercocok tanam tidak hanya mengisi waktu luang Warga Binaan, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan produktif yang berguna setelah bebas nanti.

Panen selada sebanyak delapan kg ini membuktikan Warga Binaan memiliki potensi besar jika diberikan pelatihan dan sarana yang tepat. Ini adalah langkah konkret kami dalam menyukseskan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk mewujudkan kemandirian pangan," ujar Hendra.

Keberhasilan panen selada ini makin memotivasi jajaran Lapas Ambon untuk terus mengembangkan sektor pertanian di area pembinaan. Melalui sinergi yang baik antara petugas dan Warga Binaan, Lapas Ambon optimistis terus mencetak Warga Binaan mandiri, produktif, dan siap berintegrasi secara positif kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0