Inovasi Produk Kreatif UMKM, Lapas Perempuan Palu Hadirkan Coklat Better Varian Kekinian
Sigi, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu terus kembangkan program pembinaan kemandirian berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bagi Warga Binaan. Melalui kegiatan Dapur Coklat pada Rabu (21/1), Lapas Perempuan Palu kembali hadirkan inovasi produk dengan meluncurkan varian baru Coklat Better yang dikreasikan dengan topping keju dan choco chips sebagai varian kekinian.
Kegiatan ini diikuti lima Warga Binaan, mulai dari pengolahan bahan, pencampuran adonan, pencetakan, hingga pengemasan. Inovasi Coklat Better diharapkan menambah variasi produk sekaligus meningkatkan daya saing hasil karya Warga Binaan di pasaran.
Saat mendampingi, staf subseksi pembinaan, Jessy Emilia, menyampaikan kegiatan Dapur Coklat menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk terus mengasah kreativitas dan keterampilan mereka. “Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya diajarkan cara membuat coklat, tetapi juga didorong untuk berinovasi dengan berbagai varian rasa dan topping. Kami ingin mereka berani berkreasi dan menghasilkan produk yang memiliki nilai jual,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan, Effendy, menjelaskan pelatihan pembuatan coklat ini merupakan pembinaan berkelanjutan yang bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti. “Warga Binaan kami latih agar mampu membuat berbagai varian coklat secara mandiri. Harapannya, keterampilan ini menjadi bekal usaha setelah mereka kembali ke masyarakat, sekaligus menambah daftar produk unggulan Lapas Perempuan Palu,” harapnya.
Effenfy menambahkan pengembangan berbagai varian coklat tersebut juga diarahkan untuk mendukung promosi produk UMKM Pemasyarakatan, sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. “Ke depan, produk-produk coklat hasil karya Warga Binaan ini akan kami persiapkan untuk diikutsertakan dalam berbagai even, seperti pameran UMKM dan kegiatan promosi lainnya, sehingga dikenal lebih luas oleh masyarakat,” tambahnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial NH antusias dan bersyukur dapat terlibat langsung dalam proses pembuatan Coklat Better. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman dan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat.
“Selain menambah keterampilan, kami juga belajar membuat coklat dengan berbagai varian yang menarik. Ilmu yang kami dapatkan di sini sangat berguna dan bisa menjadi bekal bagi kami setelah bebas nanti,” ungkap NH.
Melalui inovasi produk kreatif UMKM, seperti Coklat Better, Lapas Perempuan Palu berharap terus menciptakan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan, serta mendorong Warga Binaan menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan siap bersaing secara positif setelah menjalani masa pidana. (IR)
Kontributor: LPP Palu
What's Your Reaction?


