Jumat Takwa Lapas Banjarmasin, Peserta Magang Nasional Ajak Warga Binaan Perbaiki Akhlak

Jumat Takwa Lapas Banjarmasin, Peserta Magang Nasional Ajak Warga Binaan Perbaiki Akhlak

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin gelar Jumat Takwa, sebagai bagian pembinaan kepribadian dan spiritual Warga Binaan guna menanamkan nilai keimanan, ketakwaan, serta perbaikan akhlak, Jumat (30/1). Kegiatan tersebut diisi dengan tausiah oleh Peserta Magang Nasional, Mursalim, di Masjid Baabut Taqwa Lapas Banjarmasin.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Habsyi dan lantunan syair pujian, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausiah.

Dalam tausiahnya, Mursalim mengangkat tema hubungan manusia dengan Allah (habluminallah) dan hubungan dengan sesama manusia (habluminannas). Ia menekankan bahwa pintu taubat dan ampunan Allah selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin memperbaiki diri, sementara hubungan dengan sesama manusia membutuhkan kesungguhan karena berkaitan dengan perasaan, kesalahan, serta hak-hak yang harus diselesaikan.

Melalui tausiah tersebut, Warga Binaan diajak tidak hanya meningkatkan ibadah secara personal, tetapi juga memperbaiki sikap dan perilaku sosial, seperti menjaga lisan, saling menghormati, serta membiasakan diri untuk meminta dan memberi maaf. Menurutnya, keberhasilan pembinaan tercermin dari keseimbangan hubungan dengan Allah dan hubungan baik dengan sesama.

Program Jumat Takwa merupakan kegiatan pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan Lapas Banjarmasin untuk memperkuat nilai keimanan dan ketakwaan Warga Binaan.

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran strategis dalam proses pembinaan.

“Kegiatan Jumat Takwa menjadi sarana penting untuk memperkuat iman dan membentuk akhlak Warga Binaan. Kami berharap pembinaan spiritual ini dapat menjadi momentum perubahan ke arah yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan,” ujarnya.

Salah satu Warga Binaan, AS, mengaku kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi dirinya. “Tausiah ini mengingatkan kami bahwa memperbaiki hubungan dengan sesama adalah bagian penting dari proses memperbaiki diri. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berubah,” ungkapnya.

Lapas Banjarmasin berharap pembinaan spiritual dapat menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter dan kesadaran Warga Binaan menuju perilaku yang lebih baik dan bermakna. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0