Kader Anti Narkoba Ditjenpas dilatih

Jakarta, INFO_PAS. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian hukum dan HAM RI bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar pelatihan Kader Anti Narkoba pada 29-30 Januari 2013.
Acara ini dihadiri oleh, Direktur Advokasi Deputi bidang pencegahan BNN, Victor Pudjiadi dan Direktur Bina Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Ditjen PAS, Wibowo Joko Hardjono. Para peserta terdiri dari sejumlah 50 pejabat struktural dilingkungan Ditjen PAS dan UPT Pemasyarakatan wilayah DKI Jakarta.
  Dalam kesempatan tersebut Direktur Advokasi BNN, Victor Pudjiadi menyampaikan bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan masalah yang sangat kompleks. Berdampak sangat luas meliputi berbagai aspek kehidupan baik kesehatan, kese

Kader Anti Narkoba Ditjenpas dilatih
Jakarta, INFO_PAS. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian hukum dan HAM RI bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar pelatihan Kader Anti Narkoba pada 29-30 Januari 2013.
Acara ini dihadiri oleh, Direktur Advokasi Deputi bidang pencegahan BNN, Victor Pudjiadi dan Direktur Bina Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Ditjen PAS, Wibowo Joko Hardjono. Para peserta terdiri dari sejumlah 50 pejabat struktural dilingkungan Ditjen PAS dan UPT Pemasyarakatan wilayah DKI Jakarta.
  Dalam kesempatan tersebut Direktur Advokasi BNN, Victor Pudjiadi menyampaikan bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan masalah yang sangat kompleks. Berdampak sangat luas meliputi berbagai aspek kehidupan baik kesehatan, kesejahteraan, keamanan dan ekonomi. Dan yang terpenting katanya narkoba merusak otak, merusak badan dan mental anak bangsa. “Prinsipnya, yang belum pakai narkoba, jangan pakai. Yang sudah terlanjur pakai, lapor untuk direhabilitasi dan yang bandar harus dimiskinkan,” ujar Victor di Hotel Allson Jakarta (30/1).   Oleh karena itu harapnya, melalui pelatihan Kader Anti Narkoba ini, dapat melatih para petugas Pemasyarakatan membangun dan meningkatkan kualitas pengetahuan, pemahaman, memperkuat komitmen serta kepedulian dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba.   Sementara itu Direktur Kamtib Ditjen PAS, Wibowo Joko Harjono menyampaikan bahwa Ditjen PAS memiliki Visi dan Misi yang sama dengan BNN, mempunyai keterkaitan moral dan struktural dalam pemberantasan Narkoba di Indonesia, yang membedakan ruang lingkup kerjanya, namun mempunyai tujuan yang sama yaitu menyelamatkan bangsa dari belenggu narkoba.   “Para peserta harus menjadi ujung tombak, kader militan, pioner dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba. Galang kekuatan, bersatu padu, perkuat program unggulan Ditjen PAS getting to zero HALINAR ,” demikian pesan Joko.   Joko pun berharap para kader yang telah dilatih segera menyusun dan melakukan aksi, selain penindakan perlu juga dicarikan solusi pencegahan yang tepat agar para petugas atau wargabinaan tidak terjerumus ke dalam lembah hitam narkoba.   “Jangan sampai sebaliknya, para kader terpilih justeru malah tergoda. Kader ini dibentuk agar tidak ada lagi petugas atau pegawai yang terlibat,” harap Joko.   Acara pelatihan ini diakhiri dengan pembacaan ikrar Pernyataan Bersama yang diikuti secara serentak seluruh peserta advokasi Kader Anti Narkoba yang dipimpin Kasubdit Kode Etik dan Profesi Ditjen PAS, Agus Budi Hartono.  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0