Kakanwil Ditjenpas Kalsel Resmikan Cafe Asa Corner Lapas Banjarbaru, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Banjarbaru, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Mulyadi, resmikan Cafe ASA Corner Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru, Kamis (4/6). Cafe ASA Corner bukan sekadar tempat usaha minuman dan kopi, melainkan simbol harapan, kesempatan, dan proses pembinaan yang nyata di lingkungan Pemasyarakatan.
“Setiap Warga Binaan memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Mulyadi.
Kakanwil mengapresiasi inovasi yang dilakukan Lapas Banjarbaru dalam menghadirkan wadah pembinaan yang mampu memberikan pengalaman kerja dan keterampilan secara langsung kepada Warga Binaan. “Melalui ASA Corner, Warga Binaan tidak hanya belajar membuat minuman, tetapi juga memperoleh keterampilan pelayanan, kedisiplinan kerja, etika pelayanan, hingga semangat kewirausahaan yang sangat dibutuhkan ketika mereka kembali ke masyarakat,” tambahnya.
Peresmian Cafe ASA Corner ditandai dengan prosesi pemotongan pita. Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan kartu BRIZZI kepada Warga Binaan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap program pembinaan yang telah berjalan.
Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, mengatakan ASA Corner merupakan salah satu inovasi pembinaan yang dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada Warga Binaan. Program tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga membentuk karakter dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat.
"ASA Corner menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan keterampilan yang dapat menjadi bekal berharga setelah bebas nanti. Kami berharap program ini meningkatkan kepercayaan diri dan membuka peluang yang lebih baik bagi mereka di masa depan," harap Made.
Salah satu barista ASA Corner, Muhammad Fadly, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti pelatihan dan terlibat langsung dalam operasional ASA Corner. Pengalaman tersebut memberikan pengetahuan baru sekaligus meningkatkan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana.

"Banyak hal yang saya pelajari, mulai dari meracik minuman, melayani pelanggan, hingga membangun rasa percaya diri untuk menghadapi masa depan yang lebih baik," sebut Fadly.
Program tersebut turut didukung pelatihan dari Kopi Gang Micro Roastery Banjarbaru yang memberikan pembekalan teknis kepada Warga Binaan dalam bidang peracikan kopi dan pelayanan pelanggan. Berbagai menu minuman, seperti Americano, Cappuccino, Kopi Susu, Matcha, Choco Classic, hingga Taro menjadi hasil nyata dari proses pelatihan dan pembinaan yang telah dijalankan.
Usai peresmian, Kakanwil melakukan kontrol dan monitoring terhadap sejumlah program pembinaan kemandirian yang berjalan di Lapas Banjarbaru. Ia meninjau area kegiatan kerja Warga Binaan yang meliputi pembuatan kerajinan tangan, kegiatan melukis, produksi tempe, pembuatan roti, hingga pembuatan batu bata.
Dalam peninjauan tersebut, Mulyadi mengapresiasi kreativitas dan produktivitas Warga Binaan serta mendorong Lapas Banjarbaru untuk terus mengembangkan program pembinaan yang memiliki nilai manfaat dan nilai ekonomi. Ia juga meninjau Sarana Asimilasi dan Edukasi berupa kolam budidaya ikan yang dikelola oleh Warga Binaan untuk memastikan program pembinaan di bidang perikanan berjalan optimal dan memberikan keterampilan yang bernilai ekonomis sebagai bekal reintegrasi sosial Warga Binaan.
Tak lupa, Kakanwil melakukan kontrol dan pemantauan langsung ke blok hunian Warga Binaan guna memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Ia juga berinteraksi dengan Warga Binaan sekaligus meninjau kondisi lingkungan hunian agar tetap aman, bersih, tertib, dan kondusif untuk penyelenggaraan pembinaan bagi Warga Binaan.
Kontributor: Kanwil Ditjenpas Kalsel, Lapas Banjarbaru
What's Your Reaction?


