Kakanwil Ditjenpas Sulbar Apresiasi Petugas Lapas Polewali Lolos Final MTQ KORPRI Nasional
Makassar, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Barat, Said Mahdar, berikan apresiasi tinggi atas capaian prestasi petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Polewali, Muh. Fadhil Taswin, yang melaju ke babak final cabang Hafalan 7 Surah Pilihan pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 pada 23–30 Agustus 2026. Keberhasilan ini tidak hanya membawa harum nama daerah di kancah nasional, tetapi juga memperkuat implementasi program unggulan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Barat bertajuk "Masuk Napi Keluar Santri."
Pada gelaran nasional yang berlangsung selama satu pekan tersebut, babak penyisihan diikuti oleh 53 peserta dari berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah. Fadhil tampil memukau hingga berhasil menempati peringkat pertama dari enam peserta terbaik yang berhak melangkah ke babak final. Capaian ini menjadi bukti lingkungan Pemasyarakatan merupakan ruang yang subur bagi pengembangan potensi, kedisiplinan keagamaan, dan pembentukan karakter positif.
Said menegaskan prestasi keagamaan yang diraih oleh petugas Pemasyarakatan memiliki korelasi langsung terhadap keberhasilan program pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan. "Prestasi Saudara Fadhil bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Lapas Polewali dan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Barat, tetapi juga sejalan dengan semangat kita dalam menyukseskan program ‘Masuk Napi Keluar Santri’. Kita berharap energi positif dari kecintaan terhadap Al-Qur'an ini ditularkan kepada Warga Binaan. Pemasyarakatan harus menjadi tempat untuk memperkuat iman dan memperbaiki diri sehingga saat kembali ke masyarakat, mereka siap menjadi pribadi yang berakhlak mulia," harapnya.
Sementara itu, Muh. Fadhil Taswin menyampaikan rasa syukur serta komitmennya untuk terus mendukung program pembinaan kerohanian di tempatnya bertugas. "Alhamdulillah, capaian ini merupakan berkah serta dukungan penuh dari Bapak Kakanwil dan jajaran Pemasyarakatan Sulawesi Barat. Motivasi utama saya mengikuti ajang ini adalah untuk membuktikan semangat mempelajari dan menghafal Al-Qur'an terus hidup di lingkungan Pemasyarakatan. Saya berharap ilmu dan hafalan ini dapat saya bagikan kembali dalam mendampingi program pembinaan Warga Binaan di Lapas Polewali," harapnya.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan di wilayah Sulawesi Barat untuk terus mengukir prestasi sesuai keahlian masing-masing. Kanwil Ditjenpas berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi petugas sekaligus memastikan program pembinaan keagamaan berjalan optimal di seluruh satuan kerja. (IR)
Kontributor: Kanwil Ditjenpas Sulbar
What's Your Reaction?


