Kakanwil Ditjenpas Sulteng Apresiasi Inovasi Lapas Luwuk Terapkan Sistem Money Cashless bagi Warga Binaan

Kakanwil Ditjenpas Sulteng Apresiasi Inovasi Lapas Luwuk Terapkan Sistem Money Cashless bagi Warga Binaan

Banggai, INFO_PAS – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah apresiasi langkah inovatif Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk yang menerapkan sistem money cashless bagi Warga Binaan. Inovasi ini menjadi terobosan positif dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih transparan, aman, dan akuntabel di lingkungan Pemasyarakatan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, saat melakukan monitoring dan evaluasi di Lapas Luwuk, Rabu (22/10). Dalam kunjungan itu, Bagus didampingi oleh Irpan selaku Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Pembinaan, M. Nur Amin selaku Kabid Pembimbingan Kemasyarakatan, serta Kepala Lapas (Kalapas) Luwuk, Muhammad Bahrun.

Bagus meninjau langsung penerapan sistem pembayaran nontunai di kantin dan koperasi Warga Binaan, termasuk operasional Primkopasindo Kantin dan Waserda yang dikelola Lapas Luwuk. Ia menilai penerapan sistem digital ini tidak hanya memperkuat pengawasan transaksi keuangan, tetapi juga menanamkan budaya kejujuran dan tanggung jawab bagi Warga Binaan.

“Penerapan sistem money cashless ini adalah langkah maju. Selain meningkatkan keamanan transaksi, juga mengajarkan Warga Binaan pentingnya transparansi dan manajemen keuangan yang baik. Kami harap inovasi seperti ini direplikasi Lapas dan Rutan lain di Sulawesi Tengah,” pinta Bagus.

Selaku Kalapas Luwuk, Muhammad Bahrun menyampaikan inovasi ini lahir dari komitmen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan mendukung program digitalisasi Pemasyarakatan yang dicanangkan Ditjenpas. “Dengan sistem ini, seluruh transaksi Warga Binaan mulai dari pembelian kebutuhan di kantin hingga tabungan terekam secara digital. Hal ini meminimalisir risiko penyalahgunaan uang tunai dan mempermudah pengawasan,” jelasnya.

Sebagai informasi, inovasi ini merupakan bentuk kolaborasi Lapas Luwuk bersama BRI dalam menghadirkan Kartu Brizzi untuk proses pembayaran nontunai bagi Warga Binaan. Dengan penerapan sistem money cashless dan penguatan inovasi berbasis teknologi di Lapas Luwuk, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah berharap tercipta layanan Pemasyarakatan yang Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel, serta mampu menjadi role model bagi satuan kerja Pemasyarakatan lainnya di Sulawesi Tengah. (IR)

 

 

Kontributor: Kanwil Ditjenpas Sulteng

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0