Kanwil Ditjenpas Jateng Perluas Kolaborasi Pembinaan bersama Pemkot Pekalongan
Pekalongan, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, Mardi Santoso, tanda tangani Nota Kesepakatan bersama Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, tentang sinergi pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan di bidang pelayanan, perawatan, pembinaan, dan pengamanan Warga Binaan. Kegiatan berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan, Rabu (8/7).
Nota kesepakatan tersebut menjadi landasan penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Pekalongan dan jajaran Pemasyarakatan dukung penyelenggaraan pembinaan Warga Binaan yang lebih terpadu serta perluas dukungan lintas sektor dalam proses reintegrasi sosial.
Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Jawa Tengah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Mardi Santoso menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan Warga Binaan membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
"Saya juga berharap Pemerintah Kota Pekalongan terus mendukung program pembinaan dan pemberdayaan Warga Binaan, termasuk membuka ruang kolaborasi dalam pelatihan keterampilan, kesempatan kerja, pembinaan sosial, pemenuhan kesehatan, serta program reintegrasi," ujar Mardi.
Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas akses pembinaan sehingga Warga Binaan memiliki keterampilan, kesempatan kembali diterima di masyarakat, serta mampu hidup produktif setelah menyelesaikan masa pidana.
Sementara itu, Achmad Afzan Arslan Djunaid menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pekalongan dukung berbagai program pembinaan yang dijalankan jajaran Pemasyarakatan. Dukungan tersebut akan diwujudkan melalui sinergi lintas perangkat daerah, mulai dari pelayanan, pembinaan, kesehatan, pemberdayaan, hingga program reintegrasi sosial bagi Warga Binaan.
"Pemerintah Kota Pekalongan siap memperkuat kolaborasi dengan jajaran Pemasyarakatan agar program pembinaan berjalan lebih optimal. Kami berharap sinergi ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi Warga Binaan untuk meningkatkan keterampilan, memperoleh akses layanan yang dibutuhkan, dan siap kembali menjadi bagian dari masyarakat," ujar Achmad.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, diserahkan premi secara simbolis kepada enam Warga Binaan sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan dan pemberdayaan. Selain itu, bantuan sosial berupa paket sembako juga diserahkan kepada 20 keluarga Warga Binaan Lapas dan Rutan sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus penguatan hubungan antara Pemasyarakatan dan masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah
What's Your Reaction?


