Kemandirian Pangan dari Lapas Ambon, Peserta Magang Pasarkan Seledri Segar dalam Polybag

Kemandirian Pangan dari Lapas Ambon, Peserta Magang Pasarkan Seledri Segar dalam Polybag

Ambon, INFO_PAS – Kolaborasi positif antara peserta magang nasional dan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon terus membuahkan hasil nyata. Kali ini, para peserta magang bersama Warga Binaan memamerkan sekaligus mempromosikan hasil budi daya seledri kepada keluarga Warga Binaan yang sedang melakukan kunjungan di area layanan kunjungan Lapas Ambon, Kamis (29/10).

Uniknya, tanaman seledri tersebut dipasarkan lengkap bersama media polybag-nya. Langkah ini sengaja dilakukan untuk menjaga kesegaran dan kualitas tanaman agar tetap hidup dan prima hingga siap diolah oleh pembeli di rumah masing-masing.

Salah seorang peserta magang nasional, Marshanda Latuny, mengungkapkan rasa bangganya melihat hasil pendampingan dan kerja sama dengan Warga Binaan mendapat respons positif dari masyarakat. Ia menuturkan pengalaman mempraktikkan inovasi pertanian hingga tahap penjualan langsung menjadi pembelajaran lapangan yang sangat berharga.

"Melihat seledri yang kami tanam dan rawat bersama Warga Binaan diminati oleh para pengunjung memberikan kepuasan tersendiri. Penggunaan polybag ini memang kami konsepkan agar pembeli mendapatkan kualitas seledri yang paling segar sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan di Lapas Ambon," ungkap Marshanda.

Dampak positif dari program ini juga dirasakan langsung oleh Warga Binaan berinisial CM yang terlibat aktif dalam proses penanaman hingga perawatan seledri. Ia bersyukur mendapatkan ilmu pertanian praktis dan merasa percaya diri saat hasil kerja kerasnya dihargai dan dibeli oleh keluarga pengunjung.

"Saya sangat senang dan bangga bisa belajar menanam seledri bersama teman-teman magang. Hasilnya ternyata bagus dan disukai oleh para pengunjung. Ini jadi bekal keterampilan yang sangat berguna buat saya ketika bebas nanti," tutur CM.

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh salah seorang pembeli yang juga keluarga pengunjung Warga Binaan, Siti Maruapey. Ia menyampaikan apresiasinya atas inovasi produk pertanian yang dijajakan di area kunjungan, dan memuji kesegaran seledri yang dijual dalam media polybag tersebut.

"Saya sangat tertarik begitu melihat seledri segar ini dipajang. Ide menjualnya langsung dalam polybag sangat bagus karena tanamannya tidak layu dan bisa dipetik kapan saja saat mau dimasak. Kualitasnya tidak kalah dengan yang ada di pasar modern," puji Siti.

Menanggapi keberhasilan inovasi tersebut, Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seksi kegiatan kerja, peserta magang nasional, dan seluruh Warga Binaan yang terlibat. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Lapas Ambon dalam mendukung Program Aksi Kemengterian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk mendorong kemandirian pangan dan kesiapan reintegrasi Warga Binaan.

"Inovasi ini adalah wujud nyata dari sinergi pembinaan berdampak. Lapas Ambon akan terus mendorong lahirnya program-program kreatif yang tidak hanya memberikan keterampilan produktif bagi Warga Binaan, tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomis yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," punji Hendra.

Melalui pemasaran seledri segar ini, Lapas Ambon membuktikan tembok Pemasyarakatan tidak membatasi kreativitas dan produktivitas. Sinergi antara dunia pendidikan, petugas, dan Warga Binaan diharapkan terus berlanjut untuk menciptakan  pembinaan yang makin inovatif dan berdampak luas. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0