Konsisten Penuhi Kebutuhan Pasar, Warga Binaan Lapas Parigi Kembali Panen 1.800 Pakcoy Segar

Konsisten Penuhi Kebutuhan Pasar, Warga Binaan Lapas Parigi Kembali Panen 1.800 Pakcoy Segar

Parigi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi terus buktikan konsistensinya dalam mencetak Warga Binaan yang produktif dan berdaya guna. Padi Selasa (21/7), Lapas Parigi kembali panen sayur pakcoy yang dibudidayakan secara langsung oleh para Narapidana di area perkebunan Lapas.

Berbeda dari biasanya, volume panen kali ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan guna merespons tingginya permintaan pasar lokal. Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan berhasil mengumpulkan 600 ikat atau setara dengan 1.800 pohon sayur pakcoy berkualitas unggul. Keberhasilan agribisnis yang berkelanjutan ini merupakan hasil dari optimalisasi lahan tidur (idle) di lingkungan Lapas yang dikelola secara profesional.

Pelaksana Tugas Kepala Lapas Parigi, I Wayan Widana, memberikan apresiasi atas kerja keras serta dedikasi warganya dalam merawat kebun tersebut. "Kegiatan ini bukan sekadar tentang memanen sayuran, melainkan kita sedang memanen kemandirian. Keterampilan di bidang agribisnis yang mereka asah secara konsisten di sini adalah bekal ilmu yang sangat aplikatif," tegasnya.

Wayan berharap keberlanjutan program pembinaan ini terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas pembinaan di Lapas. "Harapan kami, saat mereka menyelesaikan masa pidana dan kembali ke masyarakat nanti, ilmu bercocok tanam ini bisa menjadi modal utama mereka untuk memulai hidup baru yang produktif, mandiri, dan diterima dengan baik oleh lingkungan," harapnya.

Salah satu Warga Binaan yang akrab dipanggil Unu tidak menyangka dengan lahan terbatas bisa menghasilkan panen seperti ini. “Saya tidak menyangka ternyata dengan lahan terbatas bisa menghasilkan panen yang lumayan. Ini ilmu baru bagi saya,” ucapnya.

Program budidaya sayuran ini tidak sekadar menjadi rutinitas pengisi waktu luang, melainkan kegiatan ini merupakan bagian dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan. Selain dipasarkan untuk memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat sekitar sekaligus memberikan nilai ekonomis.

Ke depannya, Lapas Parigi berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas hasil karya Warga Binaan sehingga stigma negatif perlahan terkikis dan berganti dengan apresiasi atas karya positif yang membawa manfaat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Parigi

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0