Koordinasi Lintas Sektor, Lapas Perempuan Ambon Dukung Sertifikasi Halal dan Pemberdayaan UMKM

Koordinasi Lintas Sektor, Lapas Perempuan Ambon Dukung Sertifikasi Halal dan Pemberdayaan UMKM

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarkatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon terus tingkatkan kualitas pengelolaan makanan di dapur dan perkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui koordinasi dengan BPJPH Provinsi Maluku serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon, Selasa (27/10). Koordinasi dilakukan untuk meninjau progres sertifikasi halal yang telah dikoordinasikan lewat proses pendaftaran sejak Agustus lalu.

Langkah ini merupakan upaya meningkatkan kualitas dan kepercayaan terhadap pengelolaan makanan di dapur Lapas Perempuan Ambon. Diharapkan makanan yang disediakan bagi Warga Binaan memenuhi standar kelayakan, kebersihan, dan terjamin kehalalannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, koordinasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon membahas rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mendukung pengembangan produk-produk Warga Binaan. Rencana kerja sama ini diharapkan membuka peluang pendampingan, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas akses pemasaran agar produk hasil pembinaan memiliki nilai ekonomi dan daya saing.

Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menyampaikan koordinasi lintas instansi merupakan langkah penting dalam mendukung keberlanjutan program pembinaan kemandirian Warga Binaan. “Melalui koordinasi dengan BPJPH, kami terus mengawal progres sertifikasi halal yang telah diupayakan sejak Agustus lalu. Sementara itu, bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, kami mendorong terwujudnya PKS sebagai langkah strategis untuk mendukung pengembangan dan pemasaran produk Warga Binaan. Harapannya, produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga bersaing di pasar yang lebih luas,” harapnya.

Kepala Loka Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Maluku, Abdul Karim Kelrey, menyampaikan dukungannya terhadap upaya Lapas Perempuan Ambon dalam memfasilitasi sertifikasi halal bagi produk Warga Binaan. “Sertifikasi halal diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk yang dihasilkan, sekaligus memberikan nilai tambah dan memperluas peluang pemasaran. Kami berharap proses yang telah dikoordinasikan sejak Agustus lalu terus ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon, Vebyana Siegers, menyampaikan rencana kerja sama tersebut merupakan peluang untuk mendukung pemberdayaan Warga Binaan melalui pengembangan produk dan usaha produktif. “Melalui rencana PKS ini, kami berharap produk-produk hasil karya Warga Binaan terus dikembangkan, baik dari segi kualitas, kemasan, maupun pemasaran. Kami berharap dukungan ini membuka peluang usaha yang lebih luas bagi Warga Binaan sehingga mereka memiliki keterampilan dan kemampuan berwirausaha sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Lapas Perempuan Ambon berharap sinergi instansi terkait terus diperkuat untuk mendukung legalitas produk, pengembangan usaha, dan pemberdayaan Warga Binaan secara berkelanjutan. Upaya ini merupakan komitmen Lapas Perempuan Ambon dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan dan kemampuan berwirausaha sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat, hidup mandiri, dan berkontribusi secara positif di lingkungan sosial. (IR)

 

 

Kontributor: LPP Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0