Kuasa Salib Kuatkan Perubahan, Lapas Luwuk Gelar Pembinaan Spiritual di Gereja El-Roy

Kuasa Salib Kuatkan Perubahan, Lapas Luwuk Gelar Pembinaan Spiritual di Gereja El-Roy

Luwuk, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk terus perkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan melalui pembinaan mental spiritual berbasis keagamaan. Kali ini, pembinaan bagi Warga Binaan Kristen dilaksanakan di Gereja El-Roy Lapas Luwuk dengan suasana yang tertib dan penuh penghayatan, Rabu (22/4).

Pembinaan ini dirangkaikan dengan kebersamaan karyawan dan karyawati Kristen Lapas Luwuk, serta didukung oleh pelayanan dari Gereja HCC Luwuk. Sebanyak 45 peserta yang terdiri dari Warga Binaan dan petugas mengikuti kegiatan dengan khusyuk.

Pelaksana Harian Kepala Lapas Luwuk, Irpan Anwar, menyampaikan pembinaan mental spiritual merupakan bagian penting dalam proses Pemasyarakatan yang bertujuan membentuk karakter Warga Binaan. “Kami berharap Warga Binaan memiliki kekuatan iman, pengendalian diri, dan kesiapan untuk kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan positif,” harapnya.

Pada kesempatan itu, pembinaan diawali dengan pujian dan penyembahan, dilanjutkan dengan penyampaian firman tuhan yang diambil dari Alkitab Matius 16:24. Materi pembinaan disampaikan dalam bentuk khutbah, dilanjutkan dengan sesi sharing Alkitab dengan mengangkat tema “Kuasa Salib”.

Khadim pelayanan, Pdt. Sapta Raungku, menegaskan makna kuasa salib mengajarkan tentang pengorbanan, keteguhan iman, dan harapan akan perubahan hidup ke arah yang lebih baik. Ia mengajak seluruh Warga Binaan untuk menjadikan masa pembinaan sebagai momentum refleksi diri dan memperkuat hubungan dengan tuhan.

“Kuasa salib mengajarkan kita tentang kasih dan pengorbanan yang membawa perubahan. Setiap orang memiliki kesempatan untuk bangkit dan menjadi pribadi yang lebih baik selama memiliki iman dan kemauan untuk berubah,” ungkap Pdt. Sapta.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, memberikan apresiasi atas konsistensi Lapas Luwuk dalam menghadirkan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan. “Saya berharap kegiatan pembinaan seperti ini terus dilaksanakan berkelanjutan karena pembinaan spiritual merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan perilaku Warga Binaan menjadi lebih baik,” harapnya.

Kegiatan ini berada dalam pengawasan petugas Lapas guna memastikan seluruh rangkaian pembinaan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, Lapas Luwuk terus berupaya menghadirkan pembinaan inklusif, humanis, dan berkelanjutan sebagai pembentukan pribadi Warga Binaan yang lebih baik, berintegritas, dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Luwuk

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0