Lantik 72 ASN, Kakanwil Ditjenpas Sulteng Teguhkan Budaya Kerja PRIMA
Palu, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman melantik 72 Calon Aparatur Sipil negara (CASN) menjadi ASN, Selasa (1/9). Momentum tersebut sebagai titik awal untuk membangun jajaran yang Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel (PRIMA) dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan.
Kakanwil menegaskan pengambilan sumpah bukan sekadar tahapan administratif kepegawaian, melainkan titik awal bagi para ASN untuk mempertanggungjawabkan amanah sebagai aparatur negara. Ia meminta 72 ASN tersebut memahami tugas Pemasyarakatan berhadapan langsung dengan masyarakat, Warga Binaan, serta berbagai persoalan yang membutuhkan profesionalisme dan keteguhan moral.
“PRIMA harus menjadi cara kita bekerja. Profesional dalam menjalankan tugas, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, berintegritas dalam setiap keputusan, modern dalam menghadapi perubahan, dan akuntabel dalam mempertanggungjawabkan setiap pekerjaan,” tegas Herman.
Kakanwil secara khusus mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan disiplin. Ia meminta para ASN tidak menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi maupun pihak tertentu serta senantiasa mematuhi aturan dan hierarki organisasi. Menurutnya, kualitas seorang aparatur tidak hanya terlihat dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga dari keberanian menjaga prinsip ketika menghadapi tekanan.
Selain dalam pelaksanaan tugas, Herman mengingatkan para ASN untuk bijak menggunakan media sosial. Status sebagai aparatur Pemasyarakatan melekat dengan nama baik institusi sehingga setiap unggahan, komentar, maupun informasi yang disebarluaskan harus dipertimbangkan secara etis dan bertanggung jawab.
“Ketika mengenakan seragam, yang dibawa bukan hanya nama pribadi, tetapi juga nama institusi. Karena itu, jaga perilaku, termasuk di ruang digital. Jangan sampai media sosial menjadi tempat meluapkan persoalan pribadi yang kemudian berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap organisasi,” Kakanwil.
Herman juga meminta para pejabat administrator dan Kepala Unit Pelaksana Teknis memberikan pengawasan, pembinaan, dan teladan kepada para ASN baru. Langkah tersebut dinilai penting agar proses pembentukan karakter dan profesionalisme tidak berhenti setelah pelantikan, tetapi terus berlangsung dalam keseharian mereka sebagai bagian dari organisasi.
“Kami ingin saudara-saudara menjadi generasi penerus Pemasyarakatan yang tidak hanya mampu bekerja, tetapi juga menjadi contoh. Tunjukkan dedikasi terbaik untuk masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya di Sulawesi Tengah,” pinta Kakanwil.
Salah satu ASN yang dilantik, Eksandi Mayudi, menyampaikan pengambilan sumpah menjadi pengingat bahwa status sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar. “Bagi saya, hari ini bukan hanya tentang menjadi ASN, tetapi tentang menerima amanah untuk mengabdi. Pesan pimpinan menjadi pengingat agar kami bekerja dengan integritas, disiplin, dan terus memberikan yang terbaik bagi Pemasyarakatan,” ungkapnya.
Momentum tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan secara simbolis kepada petugas berprestasi yang mengharumkan nama Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah melalui prestasi pada Kejuaraan Bola Basket 3x3 Merah Putih dan petugas yang berjasa menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana. Penghargaan tersebut menjadi penegasan bahwa integritas dan kinerja nyata merupakan bagian penting dari budaya PRIMA.
Dengan bertambahnya 72 ASN baru, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah menargetkan penguatan kualitas sumber daya manusia yang menjawab kebutuhan Pemasyarakatan ke depan. (IR)
Kontributor: Kanwil Ditjenpas Sulteng
What's Your Reaction?


