Lapas Bandanaira Gandeng Pascasarjana UIN Ambon Perkuat Kesadaran Sosial dan Hukum
Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira bekerja sama dengan Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon perkuat kesadaran sosial dan hukum Warga Binaan serta petugas, Kamis (22/10). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Bandanaira ini juga jadi kesempatan untuk memperkenalkan program pendidikan Pascasarjana UIN Ambon.
Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan dan petugas diajak memahami pentingnya kesadaran hukum, nilai-nilai sosial, serta tanggung jawab setiap individu dalam kehidupan bermasyarakat. Hukum tidak hanya berkaitan dengan aturan dan sanksi, tetapi juga menjadi pedoman untuk memperbaiki diri dan menghormati hak orang lain.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan kalangan akademisi dapat memperluas wawasan sekaligus mendukung peningkatan kualitas pembinaan di Lapas.
“Kami menyambut baik kehadiran Pascasarjana UIN Ambon di Lapas Bandanaira. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi yang penting untuk meningkatkan kesadaran hukum, menanamkan nilai-nilai sosial, serta mendorong Warga Binaan agar terus belajar dan memperbaiki diri. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus terjalin sehingga pembinaan yang dilaksanakan semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan maupun petugas,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Program Studi Pascasarjana Sosiologi Agama UIN Ambon, Dr. Fahmi Sallatalohy, mengapresiasi keterbukaan Lapas Bandanaira dalam memperkenalkan pelaksanaan pembinaan kepada masyarakat. Kunjungan tersebut memberinya perspektif baru tentang kehidupan di dalam Lapas.
“Penjara di luar kedengarannya seram, tetapi ternyata setelah kami datang, Lapas itu humanis dan ada nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh Lapas Bandanaira,” ungkapnya.
Kunjungan ini juga jadi ruang bagi kalangan akademisi untuk melihat secara langsung pelaksanaan pembinaan di Lapas. Keterbukaan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami bahwa Pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pidana, tetapi juga memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, Lapas Bandanaira berharap edukasi sosial dan hukum serta kualitas pembinaan dapat terus ditingkatkan. Dengan begitu, Warga Binaan diharapkan memiliki pemahaman hukum dan kepedulian sosial yang lebih baik sebagai bekal menjalani kehidupan secara bertanggung jawab setelah menyelesaikan masa pidana. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Bandanaira
What's Your Reaction?


