Lapas Luwuk Panen 90 Bungkus Selada, Pasarkan ke Pasar Tradisional Simpong
Luwuk, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk panen 90 bungkus selada hasil budidaya Warga Binaan, Kamis (22/10). Hasil panen tersebut dipasarkan melalui Pasar Tradisional Simpong, Kabupaten Banggai, sebagai bagian dari pengembangan kegiatan pertanian produktif di dalam Lapas.
Kegiatan ini sarana bagi Warga Binaan untuk mempelajari keterampilan pertanian sekaligus memperoleh pengalaman kerja. Mereka terlibat dalam berbagai tahapan, mulai dari pemeliharaan tanaman, persiapan panen, pemanenan, hingga penanganan hasil produksi sebelum dipasarkan.
Melalui kegiatan tersebut, Warga Binaan belajar menghasilkan produk pertanian yang memiliki nilai ekonomi. Pemasaran hasil panen juga memperkenalkan mereka pada proses usaha, mulai dari produksi hingga penyaluran produk kepada konsumen.
Salah seorang Warga Binaan, P, mengungkapkan bahwa budidaya selada memberinya pengalaman dan pengetahuan baru, terutama dalam merawat tanaman hingga siap dipanen.
“Program budidaya selada memberikan pengalaman dan pengetahuan baru. Melalui kegiatan ini, kami belajar merawat tanaman hingga siap dipanen, sekaligus memahami pentingnya kedisiplinan, kesabaran, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan,” ungkapnya.
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Heru Cahyono, menegaskan bahwa keberhasilan panen tidak hanya diukur dari jumlah hasil pertanian, tetapi juga dari proses pembelajaran yang dijalani Warga Binaan.
“Besar harapan kami kegiatan pertanian ini dapat terus berkembang sehingga memberikan lebih banyak kesempatan bagi Warga Binaan untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas,” ujar Heru.
Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian jadi bagian penting dalam mempersiapkan Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat setelah menyelesaikan masa pidana.
“Pembinaan kemandirian tidak hanya bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan, tetapi juga memberikan rasa percaya diri dan kemandirian finansial agar mereka siap kembali ke masyarakat serta tidak mengulangi tindak pidana,” ujar Bahrun.
Lapas Luwuk berharap kegiatan pertanian dapat terus dikembangkan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia. Selain mendukung produktivitas Warga Binaan, kegiatan ini diharapkan menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Luwuk
What's Your Reaction?


