Lapas Brebes Panen 50 Kg Lele, Wujud Nyata Ketahanan Pangan dan Pembinaan Produktif

Lapas Brebes Panen 50 Kg Lele, Wujud Nyata Ketahanan Pangan dan Pembinaan Produktif

Brebes, INFO_PAS – Semangat pembinaan yang produktif dan berdampak nyata terus diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes melalui panen ikan lele sebanyak 50 kg di area Sarana Asimilasi dan Edukasi, Kamis (4/6). Kegiatan ini menjadi bukti nyata program ketahanan pangan tidak hanya mendukung kebutuhan pangan, tetapi juga membentuk Warga Binaan menjadi pribadi yang lebih terampil, mandiri, dan produktif.

Panen lele dilaksanakan oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Ibnu Sina, serta Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Indri Wibowo. Hadir pula Warga Binaan yang terlibat dalam seluruh proses budidaya mulai dari pemeliharaan hingga masa panen.

Budidaya ikan lele ini telah berjalan secara berkelanjutan dengan sistem pembibitan dan pemeliharaan yang dilakukan langsung oleh Warga Binaan di bawah bimbingan petugas Lapas. Dengan sistem tersebut, hasil panen terus diproduksi secara berkala untuk memenuhi kebutuhan dapur dan meningkatkan keterampilan Warga Binaan di bidang perikanan.

Ibnu menyampaikan pembinaan berbasis ketahanan pangan memiliki dampak positif yang besar terhadap perubahan perilaku dan pola pikir Warga Binaan. “Kami ingin menghadirkan pembinaan yang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. Mereka tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan keterampilan dan pengalaman yang menjadi bekal untuk hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat. Ini adalah komitmen kami dalam mendukung program pemerintah sekaligus mewujudkan Pemasyarakatan yang produktif dan berdampak,” tegasnya. 

Salah satu Warga Binaan, MF, mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru selama mengikuti program pembinaan tersebut.  “Awalnya saya hanya ikut membantu kegiatan di kolam lele, tetapi lama-kelamaan saya jadi memahami cara budidaya ikan dengan baik. Dari sini saya belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, dan kesabaran. Saya berharap ilmu yang didapat di Lapas menjadi bekal usaha ketika kembali ke masyarakat nanti,” harapnya.

Hasil panen tersebut turut dibeli vendor bahan makan didistribusikan langsung ke dapur Lapas untuk memenuhi kebutuhan konsumsi Warga Binaan. Selain memberikan manfaat dari sisi pemenuhan gizi, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran keterampilan kerja yang bernilai ekonomis dan berkelanjutan.

Budidaya lele ini juga implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tentang kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur. Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Brebes terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan inovatif, edukatif, dan berorientasi pada Warga Binaan agar lebih siap, mandiri, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. (IR)

 

Kontributor: Lapas Brebes

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0