Lapas Kelas I Cipinang Kembali Bekali Warga Binaan Tahap Awal Pembinaan Kepribadian Berkelanjutan
Jakarta, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali laksanakan program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan yang memasuki tahapan awal pembinaan, Rabu (11/2). Kegiatan ini merupakan pelaksanaan lanjutan yang secara konsisten dan berkesinambungan digelar sebagai strategi pembinaan berjenjang untuk membentuk karakter, memperkuat mental, dan menumbuhkan sikap positif sebagai bekal reintegrasi sosial.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan pembinaan kepribadian merupakan fondasi utama dalam Sistem Pemasyarakatan yang harus dilaksanakan secara konsisten dan berulang, terutama pada fase awal pembinaan. “Pembinaan kepribadian ini bukan sekadar rutinitas, tetapi proses berkelanjutan yang terus kami ulangi dan perkuat bagi setiap Warga Binaan di tahap awal pembinaan. Di sinilah fondasi sikap, pola pikir, dan kesadaran dibangun agar mereka siap mengikuti pembinaan lanjutan dan kembali ke masyarakat dengan perilaku yang lebih baik,” tegasnya.
Program pembinaan kepribadian ini bukan kegiatan insidental, melainkan agenda rutin yang telah dilaksanakan secara berulang dengan peserta yang berbeda sesuai tahapan pembinaan. Setiap pelaksanaan dirancang sebagai pintu awal pembentukan karakter sebelum Warga Binaan mengikuti program pembinaan lanjutan, baik kepribadian maupun kemandirian.
Materi pembinaan meliputi pembinaan mental dan kerohanian, wawasan kebangsaan, motivasi diri, penguatan intelektual, serta peningkatan literasi. Seluruh rangkaian kegiatan disusun secara terstruktur dan berkesinambungan agar proses pembinaan berjalan sistematis, terukur, dan berdampak nyata terhadap perubahan sikap Warga Binaan.
Kepala Bidang Pembinaan, Iwan Setiawan, menjelaskan pelaksanaan pembinaan kepribadian secara berulang justru menjadi kunci efektivitas pembinaan. Pembinaan kepribadian diarahkan untuk menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran diri sebagai bekal penting sebelum Warga Binaan memasuki tahapan pembinaan lanjutan hingga proses integrasi sosial.
“Setiap periode pembinaan kami laksanakan dengan pendekatan yang konsisten namun adaptif. Warga Binaan yang memasuki tahap awal pembinaan perlu mendapatkan penguatan karakter sejak dini. Antusiasme peserta menunjukkan program ini menjadi kebutuhan nyata dalam proses pembinaan,” jelas Iwan.
Salah satu Warga Binaan peserta pembinaan, HZA, termotivasi mengikuti kegiatan tersebut. “Melalui pembinaan ini, saya merasa lebih diarahkan dan dibimbing untuk memperbaiki diri. Kegiatan ini membuat saya lebih siap menjalani pembinaan berikutnya dan menata hidup ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui pembinaan kepribadian yang dilakukan secara berulang, terstruktur, dan berkelanjutan, Lapas Kelas I Cipinang menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan yang humanis dan rehabilitatif. Upaya ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 sebagai strategi menyiapkan Warga Binaan yang berkarakter, bertanggung jawab, dan siap kembali ke masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang
What's Your Reaction?


