Lapas Kelas I Cipinang Kembangkan Budaya Berbagi Ilmu melalui PKBM Warga Mandiri

Lapas Kelas I Cipinang Kembangkan Budaya Berbagi Ilmu melalui PKBM Warga Mandiri

Jakarta, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembangkan pembelajaran berbasis pengalaman melalui PKBM Warga Mandiri dengan mendorong Warga Binaan menjadi sumber pengetahuan bagi sesamanya. Pendekatan tersebut diwujudkan melalui Knowledge Sharing yang menghadirkan calon tutor berlatar belakang industri minyak, Senin (12/10).

ARH, Warga Binaan sekaligus pemberi materi, berbagi pengalaman mengenai jenis minyak dan bahan bakar, proses distribusi, hingga pasar dan nilai ekonomi produk industri tersebut. Diskusi berlangsung interaktif serta berkembang pada pemahaman tentang proses bisnis dan peluang kewirausahaan.

“Saya ingin pengalaman kerja yang pernah saya miliki tetap bisa bermanfaat. Ketika teman-teman tertarik dan mulai bertanya, saya merasa ilmu yang saya punya ternyata masih bisa dibagikan. Saya juga belajar bagaimana menyampaikan pengetahuan agar mudah dipahami,” ungkap ARH.

Bagi ARS, salah seorang Warga Binaan peserta kegiatan, pembelajaran tersebut membuka wawasan baru tentang bagaimana sebuah produk memiliki nilai ekonomi melalui proses produksi, distribusi, dan pemasaran. “Awalnya saya hanya tahu minyak sebagai bahan bakar yang kita gunakan sehari-hari. Ternyata di baliknya ada proses panjang dan peluang usaha yang menarik untuk dipelajari. Kegiatan seperti ini membuat kami mendapat pengetahuan baru dari pengalaman teman sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, Yudha Ageng CH, menjelaskan Knowledge Sharing merupakan agenda rutin sebagai penguatan kapasitas calon tutor sekaligus pemetaan potensi Warga Binaan. “Bapak Kepala Lapas terus mendorong agar setiap Warga Binaan mendapat ruang untuk mengembangkan potensinya. Melalui kegiatan ini, kami melatih calon tutor untuk berbagi pengetahuan, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan kemampuan mengajar. Jadi, mereka tidak hanya belajar, tetapi juga belajar menjadi pendidik bagi sesamanya,” jelasnya.

Melalui pendekatan peer learning, PKBM Warga Mandiri memperkuat perannya sebagai ruang pendidikan sekaligus pemberdayaan, dengan menghubungkan pengalaman profesional, keterampilan komunikasi, dan pembelajaran kontekstual. Di Lapas Kelas I Cipinang, pengalaman Warga Binaan tidak berhenti sebagai cerita masa lalu, tetapi menjadi sumber pengetahuan dan kebermanfaatan bagi sesama. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0