Lapas Kelas I Cipinang Perkuat Kesehatan Mental Warga Binaan melalui Psikoedukasi

Lapas Kelas I Cipinang Perkuat Kesehatan Mental Warga Binaan melalui Psikoedukasi

Jakarta, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus tunjukkan kerja nyata dalam meningkatkan kualitas pembinaan melalui penguatan kesehatan mental Warga Binaan. Salah satu upaya konkret tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan layanan psikoedukasi yang terstruktur dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan kesiapan reintegrasi sosial.

Psikoedukasi dilaksanakan sebagai layanan psikologis aktif yang secara langsung menyasar kebutuhan Warga Binaan. Materi yang diberikan mencakup pemahaman tentang depresi, trauma psikologis, proses rehabilitasi, dan strategi pengelolaan emosi secara sehat. Pendekatan ini dirancang untuk membantu Warga Binaan mengenali kondisi psikologisnya, mengelola tekanan selama masa pidana, serta membangun kembali kepercayaan diri secara bertahap.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan kesehatan mental merupakan fondasi penting dalam keberhasilan pembinaan pemasyarakatan. “Pembinaan yang efektif tidak cukup hanya menyentuh aspek fisik dan keterampilan. Kesehatan mental Warga Binaan harus diperkuat agar proses pemasyarakatan benar-benar bermakna. Psikoedukasi menjadi ruang aman bagi mereka untuk memahami diri, mengelola emosi, dan menghadapi pengalaman traumatis secara lebih sehat. Ini adalah investasi jangka panjang agar mereka siap kembali ke masyarakat dengan kondisi mental yang lebih stabil,” tegasnya, Rabu (14/1).

Senada, Kepala Bidang Pembinaan, Iwan Setiawan, menyampaikan psikoedukasi menjadi instrumen penting dalam membangun kesadaran dan sikap reflektif selama masa pembinaan. “Melalui psikoedukasi, Warga Binaan diajak melihat masa pidana bukan semata hukuman, tetapi sebagai proses pembelajaran. Mereka belajar mengenali pola emosi, memahami pengalaman masa lalu, dan membangun cara berpikir yang lebih adaptif. Pendekatan ini membuat pembinaan lebih manusiawi dan berorientasi masa depan,” jelasnya.

Sementara itu, Psikolog Magang Lapas Kelas I Cipinang, M. Fatur, menjelaskan psikoedukasi memberikan dampak langsung terhadap stabilitas psikologis Warga Binaan. “Warga Binaan yang mengikuti psikoedukasi secara konsisten menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengelola stres, mengontrol impuls emosi, dan bersikap lebih kooperatif dalam pembinaan. Kesehatan mental yang lebih terjaga sangat berpengaruh pada keberhasilan rehabilitasi dan kesiapan mereka kembali ke lingkungan sosial,” ujarnya.

Melalui layanan psikoedukasi ini, Lapas Kelas I Cipinang berupaya menekan risiko gangguan psikologis selama masa pembinaan sekaligus menciptakan lingkungan lapas yang lebih kondusif, aman, dan tertib. Upaya tersebut merupakan penguatan layanan kesehatan yang selaras dengan semangat Kerja Nyata, Pelayanan Prima Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 dalam menghadirkan pembinaan yang utuh, berdampak, dan berkelanjutan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0