Lapas Malang bersama Dinkes Kota Malang Gelar CKG bagi Petugas dan Warga Binaan

Lapas Malang bersama Dinkes Kota Malang Gelar CKG bagi Petugas dan Warga Binaan

Malang, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang kembali laksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi petugas dan Warga Binaan, Rabu (9/9). Bertempat di Aula Museum Penjara Lowokwaroe, tidak hanya Warga Binaan, para petugas Lapas Malang turut memperoleh kesempatan yang sama, termasuk Kepala Lapas Malang, Christo Victor Nixon Toar, yang turut mengantre dan mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan.

Pelayanan kesehatan diberikan secara menyeluruh melalui registrasi, konseling, hingga pemeriksaan kesehatan. Skrining meliputi penyakit menular HIV, Sifilis, Hepatitis B  Hepatitis C, serta pemeriksaan tinggi badan, berat badan, lingkar perut, dan gula darah. Sebanyak 135 petugas dan 105 Warga Binaan tercatat mengikuti pemeriksaan. Kesetaraan akses tersebut menjadi komitmen Lapas Malang untuk memastikan kesehatan tidak hanya menjadi perhatian bagi Warga Binaan, tetapi juga bagi jajaran petugas yang setiap hari menjalankan tugas pelayanan dan pembinaan.

“Terima kasih kepada jajaran Dinkes Kota Malang yang selalu siap berkolaborasi dan memberikan pelayanan kesehatan di Lapas. Saya juga ikut merasakan langsung pelayanan yang diberikan. Petugas dan Warga Binaan mendapatkan pelayanan yang sama karena menjaga kesehatan merupakan kebutuhan kita bersama,” ujar Christo.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Malang, Meifta Eti Winindar, menyampaikan pelayanan kesehatan tersebut merupakan pelayanan kepada masyarakat yang dilakukan optimal melalui deteksi dan pelacakan penyakit sejak dini. “Pelayanan kesehatan yang baik dan optimal dimulai dari gerakan pelacakan penyakit berdasarkan tanda dan gejala. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, keluhan atau penyakit yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti sehingga perawatan maupun pengobatan dapat diberikan lebih cepat,” jelasnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial MD sempat merasa takut sebelum mengikuti pemeriksaan, namun perasaan tersebut berubah setelah mendapatkan pelayanan. “Awalnya memang ada rasa takut, tetapi setelah mengikuti pemeriksaan ternyata banyak manfaatnya. Saya berterima kasih kepada Lapas dan Dinkes karena sudah memberikan kesempatan untuk memeriksakan kesehatan,” ungkapnya. 

Kegiatan ini menjadi dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Bersama Sinkes Kota Malang, Lapas Malang berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan berkelanjutan sebagai deteksi dini, pencegahan, dan peningkatan kualitas kesehatan petugas maupun Warga Binaan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Malang

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0