Lapas Mojokerto Serahkan Persyaratan Pendidikan Kesetaraan kepada PKBM Bina Insani Firaas

Lapas Mojokerto Serahkan Persyaratan Pendidikan Kesetaraan kepada PKBM Bina Insani Firaas

Lapas Mojokerto Serahkan Persyaratan Pendidikan Kesetaraan kepada PKBM Bina Insani Firaas

Mojokerto, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto serahkan persyaratan pendidikan kesetaraan peserta didik baru kepada PKBM Bina Insani Firaas untuk diunggah ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Jumat (18/9). Kegiatan tersebut bagian dari dukungan Lapas Mojokerto terhadap pemenuhan hak pendidikan bagi Warga Binaan sekaligus pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Penyerahan persyaratan dilakukan jajaran Lapas Mojokerto yang terdiri atas Kasi Bimnadik dan Giatja, Kasubsi Registrasi, serta petugas pembinaan. Jajaran Lapas juga berkoordinasi dengan pihak PKBM Bina Insani Firaas terkait penjadwalan kegiatan belajar mengajar bagi peserta didik agar dapat terlaksana secara tertib dan terarah.

Kasi Bimnadik dan Giatja Lapas Mojokerto, Anggi Fauzi, mengatakan kelengkapan administrasi menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan pendidikan Warga Binaan. “Kami terus mendorong Warga Binaan untuk mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan. Melalui koordinasi dengan PKBM Bina Insani Firaas, kami berharap proses administrasi dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Kepala PKBM Bina Insani Firaas, Ludi Wishnu Wardana, turut mendukung pelaksanaan pendidikan kesetaraan bagi peserta didik dari Lapas Mojokerto. Koordinasi kedua pihak dilakukan untuk memastikan pendataan peserta didik serta persiapan pembelajaran dapat terlaksana dengan baik.

Terpisah, Kalapas Mojokerto, Arifin Akhmad, menyampaikan dukungannya terhadap program pendidikan kesetaraan sebagai bagian dari pembinaan Warga Binaan. “Pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan. Kami mendukung setiap upaya yang memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk memperoleh pendidikan sebagai bekal dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sebelum kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Koordinasi bersama PKBM Bina Insani Firaas jadi langkah Lapas Mojokerto dalam mendukung keberlanjutan pendidikan bagi Warga Binaan. Pelaksanaan pendidikan kesetaraan diharapkan dapat menjadi bagian dari pembinaan sekaligus memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan sebelum mereka kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Mojokerto

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0