Lapas Pangkalpinang Manfaatkan Lahan Sempit, Hasilkan 27 Kg Sawi Caisim
Pangkalpinang, INFO_PAS – Petugas dan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang berhasil memanen 27 kilogram sawi caisim yang dibudidayakan di area kunjungan Lapas, Rabu (3/9). Ini merupakan bentuk konsistensi Lapas Pangkalpinang dalam menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kemandirian melalui sektor pertanian.
Kegiatan panen ini dipimpin oleh Kepala Subseksi Sarana Kerja, Eko Cahyono, bersama petugas dan Warga Binaan. Meski dengan keterbatasan lahan, pihak Lapas tetap berupaya mengembangkan berbagai komoditas pertanian.
“Setiap ada lahan, biarpun sempit, tetap kami manfaatkan dengan berbagai tanaman agrobisnis. Hal ini sekaligus melatih Warga Binaan untuk lebih produktif dan mandiri,” ungkap Eko.
Senada, Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, menegaskan pihaknya terus memaksimalkan potensi lahan yang ada. “Tidak ada lahan sejengkal pun yang tidak kami manfaatkan untuk program pertanian. Setiap sudut yang bisa dikelola, kami optimalkan agar memberi manfaat,” tegasnya.
Selanjutnya, Lapas Pangkalpinang menyerahkan sebagian hasil panen kepada keluarga Warga Binaan saat berkunjung sebagai bukti nyata Pemasyarakatan berdampak bagi Warga Binaan dan keluarganya. Selain itu, sebagian hasil panen akan dipasarkan melalui mitra Acing Fresh sebagai wujud nyata pengembangan agrobisnis di Lapas Pangkalpinang.
Dengan hasil panen ini, Lapas Pangkalpinang tidak hanya berkontribusi terhadap ketahanan pangan, tetapi juga memberikan bekal keterampilan bermanfaat bagi Warga Binaan setelah bebas nantinya. Hal ini juga implementasi 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya dalam pemberdayaan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan. (IR)
Kontributor: Lapas Pangkalpinang
What's Your Reaction?


