Lapas Pangkalpinang Sulap Lahan Marginal Jadi Lahan Pertanian

Lapas Pangkalpinang Sulap Lahan Marginal Jadi Lahan Pertanian

Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang manfaatkan lahan marginal di area brandgang seluas sekitar 350 m2  untuk dikembangkan jadi lahan pertanian produktif. Upaya ini sekaligus dukung program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian Warga Binaan.

Lahan yang berada di antara gedung kantor depan dan gedung kantor dalam tersebut mulai disiapkan melalui pembersihan dan penggemburan tanah, Selasa (1/9). Sebanyak lima Warga Binaan terlibat langsung dalam proses persiapan lahan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian bidang pertanian.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, mengatakan pemanfaatan lahan marginal merupakan upaya mengoptimalkan setiap potensi yang tersedia di lingkungan Lapas sekaligus memberikan pengalaman bertani kepada Warga Binaan.

“Kami ingin setiap lahan yang tersedia dapat memberikan manfaat. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian,” ujar Febie.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Mulsa Afrianto, menjelaskan area tersebut akan ditanami komoditas hortikultura dan jagung manis setelah proses persiapan lahan selesai.

“Kami menyiapkan area ini secara bertahap agar siap ditanami. Selain menghasilkan pangan, kegiatan ini menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk meningkatkan keterampilan bertani,” terang Mulsa.

Salah seorang Warga Binaan yang terlibat, Z, mengaku senang dapat ikut mengelola lahan tersebut. Menurutnya, proses mengolah tanah secara langsung memberikan pengalaman baru dalam bidang pertanian.

“Tanah di sini cukup berbatu, tetapi kami mulai membersihkan dan menggemburkannya agar siap ditanami. Saya senang bisa ikut serta karena mendapat pengalaman bertani,” ungkap Z.

Setelah ditanami, hasil pertanian tersebut direncanakan untuk memenuhi kebutuhan internal Lapas dan dipasarkan melalui mitra Acing Fresh. Pengembangan lahan marginal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas Warga Binaan sekaligus menyediakan hasil pertanian yang bermanfaat.

Lapas Pangkalpinang terus optimalkan lahan yang tersedia sebagai bagian dari pengembangan pembinaan kemandirian. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini jadi ruang Warga Binaan untuk memperoleh keterampilan pertanian yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Pangkalpinang

 

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0