Lapas Pemuda Madiun Kembali Gelar Razia Insidentil, Handphone dan Narkoba Nihil
Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun kembali gelar razia insidentil di blok hunian Warga Binaan sebagai bagian dari upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Kamis (11/6). Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh, petugas tidak menemukan handphone maupun narkoba.
Razia tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Kamtib bersama jajaran struktural lainnya, serta diikuti oleh staf KPLP, staf Kamtib, regu pengamanan, dan CPNS. Pemeriksaan dilakukan pada kamar hunian Warga Binaan guna pastikan lingkungan Lapas tetap aman, tertib, dan bersih dari barang-barang terlarang.
Kepala Seksi Administasi Kamtib, Hilman Hilmawan, menyampaikan bahwa razia insidentil merupakan bagian dari langkah deteksi dini yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam Lapas.
"Razia ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Selain sebagai langkah deteksi dini, kegiatan ini juga menjadi upaya preventif untuk mencegah masuk dan beredarnya barang-barang yang dapat mengganggu situasi keamanan maupun berpotensi menimbulkan pelanggaran di dalam Lapas," ujar Hilman.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara humanis, teliti, dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku. Penggeledahan kali ini menyasar Blok Hunian D kamar 1 hingga 9.
Meski tidak ditemukan handphone dan narkoba, petugas mengamankan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, antara lain 1 korek gas, 1 pemotong kuku, 5 sendok stainless, 4 gulungan tali, 3 pencukur kumis, 4 paku, 1 potongan kaca, 1 potongan besi, 1 potongan ornamen, 1 kaleng bekas, dan 1 kartu remi.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pemberantasan handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar) merupakan komitmen yang tidak dapat ditawar dan menjadi bagian dari pelaksanaan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
"Kami terus berupaya menjaga Lapas Pemuda Madiun tetap bersih dari Halinar melalui berbagai langkah deteksi dini, salah satunya dengan razia insidentil yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan," tegas Rudi.
Lingkungan Lapas yang aman dan kondusif dipercaya sebagai fondasi utama keberhasilan penyelenggaraan Pemasyarakatan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Pemuda Madiun
What's Your Reaction?


