Lapas Pemuda Madiun Sambut Monitoring Univ. PGRI Madiun Jelang Penarikan Tiga Mahasiswa Magang

Lapas Pemuda Madiun Sambut Monitoring Univ. PGRI Madiun Jelang Penarikan Tiga Mahasiswa Magang

Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun sambut kunjungan monitoring dari Fakultas Hukum dan Biro Magang dan Praktik Lapangan Universitas PGRI Madiun, Kamis (10/9). Kunjungan ini untuk mengevaluasi pelaksanaan magang tiga mahasiswa Fakultas Hukum yang telah melaksanakan praktik lapangan di Lapas Pemuda Madiun jelang penarikan mahasiswa magang oleh Universitas PGRI Madiun.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Lapas Pemuda Madiun bersama dosen pendamping membahas pelaksanaan magang yang telah dijalani oleh ketiga mahasiswa. Para pihak membahas kegiatan yang diikuti, kedisiplinan, sikap selama berada di lingkungan Lapas, hingga pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama melaksanakan praktik lapangan.

Kepala Subbagian Tata Usaha, Suntoro, menyampaikan apresiasi kepada Universitas PGRI Madiun atas kepercayaan yang diberikan kepada Lapas Pemuda Madiun sebagai tempat pelaksanaan magang mahasiswa. “Selama berada di sini, mahasiswa kami harapkan memperoleh pengalaman dan gambaran nyata mengenai pelaksanaan tugas di lingkungan Pemasyarakatan yang tentunya berbeda dengan pembelajaran yang didapatkan di bangku perkuliahan,” ujarnya.

Selaku mentor, Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Afifudin Muhammad Yunus, menyampaikan selama menjalani magang, ketiga mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengenal secara langsung berbagai kegiatan di Lapas, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan pembinaan terhadap Warga Binaan. “Mereka kami arahkan untuk dapat memahami bagaimana proses pembinaan Warga Binaan dilaksanakan. Harapannya, pengalaman selama berada di Lapas ini menjadi bekal dan wawasan tambahan bagi mereka ketika nantinya memasuki dunia kerja,” harapnya.

Senada, Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan, Fadhila Hasna Kumalasari, menambahkan ketiga mahasiswa magang menunjukkan sikap yang baik selama melaksanakan praktik lapangan di Lapas Pemuda Madiun. Selain mengikuti arahan, mereka juga dinilai memiliki tata krama yang baik dalam berinteraksi dengan petugas.

“Ketiganya menunjukkan sikap yang baik, disiplin, dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja. Tata krama mereka juga bagus, baik dalam berkomunikasi maupun berinteraksi dengan petugas. Hal sederhana, seperti menerapkan 5S, yaitu senyum, salam, sapa, sopan, dan santun, juga mereka terapkan dengan baik,” puji Fadhila.

Sementara itu, dosen pendamping Universitas PGRI Madiun, Siska, menyampaikan terima kasih kepada Lapas Pemuda Madiun yang telah menerima, membimbing, dan memberikan kesempatan kepada tiga mahasiswa Fakultas Hukum untuk mendapatkan pengalaman praktik secara langsung. “Banyak pengalaman dan pembelajaran yang mereka dapatkan selama berada di sini, terutama bagaimana melihat secara langsung penerapan ilmu yang selama ini mereka peroleh di bangku perkuliahan,” ungkapnya.

Siska berharap kerja sama yang telah terjalin antara Universitas PGRI Madiun dan Lapas Pemuda Madiun terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. “Semoga kerja sama antara Universitas PGRI Madiun dan Lapas Pemuda Madiun makin baik dan dapat memberikan manfaat, khususnya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman praktik di lapangan,” harapnya.

Melalui monitoring ini, Lapas Pemuda Madiun dan Universitas PGRI Madiun terus memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan program magang mahasiswa. Pengalaman yang diperoleh selama menjalani praktik lapangan diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional sebelum memasuki dunia kerja. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Pemuda Madiun

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0