Lapas Perempuan Ambon Gandeng BPVP Latih Warga Binaan Menjahit

Lapas Perempuan Ambon Gandeng BPVP Latih Warga Binaan Menjahit

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon terus tingkatkan kompetensi dan kemandirian Warga Binaan melalui pembinaan berbasis keterampilan. Bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon, Lapas Perempuan Ambon gelar pelatihan Fashion dan Teknologi di bidang jahit-menjahit yang diikuti 11 Warga Binaan selama empat hari, yang dibuka pada Rabu (21/10).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling. Pelatihan ini bertujuan membekali Warga Binaan dengan pengetahuan dan keterampilan praktis menjahit yang dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat.

Hesta menyampaikan apresiasi atas dukungan BPVP Ambon dalam mendukung program pembinaan kemandirian Warga Binaan.

“Kami berharap 11 Warga Binaan yang mengikuti pelatihan ini dapat memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya. Tidak hanya memperoleh ilmu dan keterampilan menjahit, mereka juga diharapkan mampu menunjukkan kompetensi melalui uji kompetensi yang dilaksanakan sesuai ketentuan, sehingga dapat memperoleh sertifikat sebagai bukti kompetensi yang dimiliki,” ujar Hesta.

Sementara itu, Kepala BPVP Ambon yang diwakili Kepala Subkoordinator Bidang Penyelenggaraan Pelatihan, Ferdinandus Rianto Sampe, menyampaikan bahwa pelatihan vokasi jadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk meningkatkan kompetensi dan memperoleh keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu yang diberikan, serta mengembangkan keterampilan yang dimiliki. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan mampu menciptakan peluang usaha maupun mempersiapkan diri memasuki dunia kerja setelah kembali ke masyarakat,” tutur Ferdinandus.

Selama empat hari, peserta akan mengikuti pembelajaran dan praktik menjahit. Pelatihan ini juga mempersiapkan mereka untuk mengikuti uji kompetensi guna menilai pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari. Sertifikat yang diperoleh, sesuai jenis sertifikat yang diterbitkan dan hasil yang dicapai, diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi peserta dalam mengembangkan potensi diri serta mencari peluang kerja atau usaha.

Kolaborasi Lapas Perempuan Ambon dan BPVP Ambon menjadi bentuk sinergi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi. Melalui program ini, Warga Binaan tidak hanya mendapat pengalaman belajar, tetapi juga didorong untuk membangun kepercayaan diri, kreativitas, dan kedisiplinan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Perempuan Ambon

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0