Lapas Perempuan Bangun Karakter Warga Binaan lewat Ibadah Rohani Kristen
Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon terus berikan pembinaan kepribadian kepada Warga Binaan melalui kegiatan keagamaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui ibadah pembinaan rohani Kristen yang diikuti Warga Binaan dengan penuh khidmat pada Senin (31/8) di Gereja Ekklesia.
Pelaksanaan kegiatan menjadi tugas dan fungsi Pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan, pembinaan, dan pembimbingan bagi Warga Binaan. Melalui ibadah dan penyampaian firman Tuhan, Warga Binaan diajak untuk makin mendekatkan diri kepada Tuhan, melakukan introspeksi, dan menumbuhkan semangat untuk terus memperbaiki diri.
Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menegaskan pembinaan rohani merupakan bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. “Kami berharap Warga Binaan makin memperkuat iman, membangun karakter yang lebih baik, serta memiliki semangat untuk terus berubah dan mempersiapkan diri kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” harapnya.
Pada kesempatan itu, Penyuluh Kementerian Agama Kota Ambon, Rose Silitonga, menyampaikan pembinaan rohani menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk memperkuat iman sekaligus membangun karakter yang lebih baik. “Kami mengajak Warga Binaan untuk makin mendekatkan diri kepada Tuhan, melakukan introspeksi, dan menjadikan setiap proses yang dijalani sebagai kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga nilai-nilai yang diperoleh dalam ibadah ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal saat kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” ujarnya,
Salah satu Warga Binaan, C, bersyukur mengikuti kegiatan pembinaan rohani yang memberikan ketenangan dan motivasi untuk terus memperbaiki diri. “Firman Tuhan yang disampaikan memberikan saya kekuatan dan mengingatkan untuk terus memperbaiki diri, lebih sabar, dan tetap percaya kepada Tuhan selama menjalani masa pembinaan,” tuturnya.
Lapas Perempuan Ambon akan terus mendukung pelaksanaan pembinaan keagamaan berkelanjutan sebagai upaya membentuk Warga Binaan yang memiliki keimanan, karakter, dan sikap positif. Dengan adanya pembinaan tersebut, diharapkan Warga Binaan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal dalam menjalani kehidupan serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah keluarga dan masyarakat. (IR)
Kontributor: LPP Ambon
What's Your Reaction?


