Lapas Perempuan Malang Berikrar dan Deklarasikan Zero Halinar

Lapas Perempuan Malang Berikrar dan Deklarasikan Zero Halinar

Malang, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang gelar ikrar dan deklarasi zero handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar), Rabu (22/4). Kegiatan ini merupakan bentuk penegasan komitmen seluruh elemen di Lapas Perempuan Malang untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, berintegritas, dan terbebas dari segala bentuk pelanggaran keamanan maupun ketertiban.

Kegiatan diawali dengan membacakan ikrar zero halinar. Dengan suara lantang, seluruh jajaran berkomitmen untuk menjaga marwah institusi dan menjalankan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang berlaku demi mewujudkan transformasi Pemasyarakatan yang makin beradab dan berintegritas tinggi.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan piagam deklarasi zero halinar oleh seluruh petugas Lapas Perempuan Malang. Prosesi ini menyimbolkan kesatuan komando dan kesepahaman kolektif bahwa tanggung jawab untuk menjaga kebersihan Lapas dari halinar berada di pundak setiap individu, mulai dari tingkat pimpinan hingga pelaksana di lapangan.

Kepala Lapas Perempuan Malang, Endang Margiati, menyampaikan pesan tegas mengenai konsekuensi dari setiap pelanggaran yang dilakukan oleh petugas bahwa integritas adalah harga mati yang tidak dapat ditawar dalam menjalankan amanah sebagai pembina Warga Binaan. Sinergi antara komitmen tertulis dan tindakan nyata di lapangan harus berjalan selaras agar visi zero halinar tercapai secara maksimal.

Pihaknya akan menindaklanjuti secara serius seluruh bentuk pelanggaran tugas jika ditemukan adanya oknum yang terlibat dalam halinar. Tidak ada tempat bagi narkoba, handphone ilegal, maupun pungutan liar di Lapas Perempuan Malang. Jika ada yang terbukti melanggar, maka sanksi tegas sesuai aturan kedinasan akan dijatuhkan tanpa tebang pilih.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik balik untuk bekerja lebih profesional dan bersih," ajak Endang.

Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Mega, menekankan aspek pengawasan fisik akan ditingkatkan secara signifikan guna menutup celah masuknya barang terlarang. Penggeledahan blok hunian kini diintensifkan dengan jadwal rutin minimal tiga pekan sekali untuk menekan adanya potensi pelanggaran di dalam blok. Selain itu, prosedur pemeriksaan di pintu utama juga diperketat tanpa terkecuali.

“Setiap orang yang masuk ke lingkungan Lapas, termasuk tamu maupun seluruh petugas, wajib melalui proses penggeledahan badan dan barang bawaan secara teliti guna memastikan sterilitas area hunian dari barang-barang halinar,” terang Mega.

Melalui deklarasi ini, Lapas Perempuan Malang menunjukkan kepada publik bahwa Pemasyarakatan terus berupaya memperbaiki diri dan menutup rapat ruang bagi praktik-praktik ilegal. Komitmen perang terhadap halinar diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan Lapas Perempuan Malang. Dengan semangat kebersamaan dan integritas yang baru saja dideklarasikan, seluruh jajaran diharapkan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Lapas Perempuan Malang yang aman, tertib, dan bersih dari segala bentuk gangguan keamanan. (IR)

 

 

Kontributor: LPP Malang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0