Lapas Piru dan Kemenag Kab. SBB Hadirkan Ruang Refleksi Keagamaan bagi Warga Binaan Muslim

Lapas Piru dan Kemenag Kab. SBB Hadirkan Ruang Refleksi Keagamaan bagi Warga Binaan Muslim

Piru, INFO_PAS — Perkuat keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting dalam pembinaan kepribadian Warga Binaan. Komitmen tersebut diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenaga) Seram Bagian Barat melalui pembinaan keagamaan di Masjid At-Taubah, Kamis (15/10).

Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Wikrama Jaya, menegaskan sinergi dengan Kemenag Kabupaten Seram Bagian Barat berperan penting dalam mendukung pembinaan kepribadian Warga Binaan. “Melalui pembinaan keagamaan berkelanjutan, kami berharap Warga Binaan membangun karakter yang lebih baik, meningkatkan kesadaran diri, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat,” harapnya.

Kegiatan yang dipimpin oleh Ustaz Arifin Wally dari Kemenag Kabupaten Seram Bagian Barat ini dikemas secara dialogis melalui sesi curah pendapat mengenai bagaimana doa dapat dikabulkan oleh Allah Swt. Ia juga mengajak Warga Binaan menjadikan doa sebagai penguatan spiritual sekaligus wujud kepedulian merefleksikan pentingnya empati terhadap masyarakat yang menghadapi musibah kebakaran hutan.

“Mari kita bersama-sama mendoakan Indonesia, khususnya Kabupaten Seram Bagian Barat. Semoga Allah Swt. melindungi masyarakat terdampak musibah dan memudahkan upaya penanganannya. Doa hendaknya disertai keikhlasan, kepedulian, dan ikhtiar nyata untuk membantu sesama,” pesan Ustaz Arifin.

Salah seorang Warga Binaan berinisial A memperoleh pemahaman tentang pentingnya mendoakan orang lain. “Saya belajar bahwa doa bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain. Saya berharap menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih baik, dan peduli terhadap sesama,” harapnya.

Terpisah, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan pembinaan kepribadian merupakan bagian penting dalam mempersiapkan Warga Binaan untuk kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan positif. “Kami ingin pembinaan kepribadian menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Harapannya, nilai-nilai tersebut tidak berhenti selama menjalani pembinaan di Lapas, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat nantinya,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Piru bersama Kemenag Kabupaten Seram Bagian Barat terus dorong pembentukan pribadi beriman, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial. Perubahan yang bermakna tidak hanya tercermin dari perbaikan diri, tetapi juga dari tumbuhnya empati terhadap kehidupan dan keselamatan sesama. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Piru

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0