Lapas Surabaya Panen 80 Kg Kangkung untuk Penuhi Kebutuhan Dapur
Sidoarjo, INFO_PAS - Program pertanian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya kembali hasilkan 80 kilogram kangkung yang dipanen dari lahan Blok E pada Selasa (20/10). Kegiatan ini merupakan program pembinaan kemandirian di bidang pertanian yang mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur di Lapas.
Budidaya kangkung menjadi salah satu upaya pemanfaatan lahan di lingkungan lapas agar memiliki nilai guna dan menghasilkan produk bermanfaat. Tidak hanya bertujuan menghasilkan sayuran untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sarana pengembangan keterampilan bagi Warga Binaan. Melalui keterlibatan langsung dalam proses penanaman hingga panen, Warga Binaan memperoleh pengalaman dalam mengelola tanaman secara produktif.
Wali blok E, Lucky Dwikinanda, menjelaskan hasil panen kangkung sebanyak 80 kilogram akan didistribusikan ke dapur Lapas Surabaya. "Kami berharap hasil budidaya ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhan konsumsi Warga Binaan sekaligus menjadi pemanfaatan hasil kegiatan pertanian yang dikelola di lingkungan Lapas,” harapnya.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan berinisial RD yang mengikuti kegiatan pertanian tersebut menyampaikan pengalaman ini menjadi bekal untuk mengembangkan keterampilan. “Kami belajar merawat tanaman sampai siap dipanen. Melalui kegiatan ini, kami bisa belajar lebih banyak tentang budidaya sayuran dan cara merawat tanaman dengan baik. Kami berharap pengalaman yang diperoleh menambah keterampilan serta menjadi bekal untuk mengembangkan kegiatan pertanian secara mandiri setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Pemanfaatan hasil panen untuk kebutuhan dapur menjadi salah satu bentuk pengelolaan hasil pertanian yang berorientasi pada kebutuhan nyata di lingkungan Lapas. Kegiatan ini menghubungkan program pembinaan kemandirian dengan penyediaan bahan pangan sehingga hasil budidaya dapat memberikan manfaat langsung.
Ke depannya, Lapas Surabaya akan terus berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan pertanian produktif dan berkelanjutan sebagai pembinaan kemandirian Warga Binaan. Melalui optimalisasi lahan dan pemanfaatan hasil panen untuk mendukung kebutuhan dapur, program ini diharapkan memberikan manfaat nyata. (IR)
Kontributor: Lapas Surabaya
What's Your Reaction?


