Lapas Tahuna Kedatangan Puluhan Siswa, Paparkan Pemanfaatan Sampah Jadi Karya Seni

Lapas Tahuna Kedatangan Puluhan Siswa, Paparkan Pemanfaatan Sampah Jadi Karya Seni

Tahuna, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna kedatangan siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tahuna, Selasa (14/11). Kedatangan mereka dalam rangka menumbuhkan kapasitas dan membangun karakter luhur siswa-siswi melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka dengan cara belajar di luar kelas.

Kedatangan para guru dan siswa-siswi SMP Negeri 1 Tahuna disambut baik oleh Kepala Lapas Tahuna, Suharno. “Semoga melalui kegiatan ini dapat mewujudkan keterbukaan informasi publik dan mengubah pandangan negatif masyarakat, terutama adik-adik generasi muda terhadap Lapas," harapnya.

“Kami sangat senang dan berterima kasih karena Lapas Tahuna dipercaya menjadi salah satu tempat bagi siswa-siswi SMP Negeri 1 Tahuna untuk belajar dalam mengembangkan keterampilan,” tambahnya.

Bertempat di Aula Lapas Tahuna, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dan praktik pengelolaan sampah botol plastik dan kertas bekas menjadi karya seni yang indah dan bermanfaat. Terlihat antusisme siswa-siswi SMPN 1 Tahuna saat meneriam materi yang dibawakan langsung oleh Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Mahdi Syamri, dibantu tiga Warga Binaan yang sudah terampil dalam membuat karya seni.

Dalam arahannya, Mahdi menjelaskan kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. “Dengan mengubah sampah plastik menjadi karya seni, salah satunya bunga hias dan miniatur rumah dari kertas bekas yang kita pelajari saat ini, kita sudah membantu mengurangi pencemaran lingkungan karena sampah plastik membutuhkan waktu puluhan, bahkan ribuan tahun untuk bisa terurai,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mahdi meminta agar tidak alergi dengan mantan-mantan narapidana. “Jangan takut dengan teman-teman Warga Binaan karena selama menjalani pembinaan, mereka sudah terlatih dengan baik dan siap kembali ke tengah masyarakat ketika bebas nanti. Itulah proses Reintegrasi,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 1 Tahuna, Hintje Bawiling, menjelaskan mendaur ulang sampah ini memiliki hubungan dengan Lapas Tahuna yang memiliki program pembinaan keterampilan pengelolaan sampah plastik menjadi karya seni, seperti bunga hias dan kerajinan miniatur rumah dari kertas bekas. "Dengan mengikuti kegiatan ini, kasemoga siswa-siswi kami bisa memanfaatkan limbah plastik yang ada, dikelola menjadi karya berguna, dan tentunya memahami dampak negatif dari membuang sampah sembaranganharap Hintje.

Kegiatan tersebut berlangsung tertib, aman, dan lancar dengan mengutamakan pengawasan dan penjagaan ketat dari petugas pengamanan. Kegiatan tersebut juga mensterilkan lokasi belajar siswa-siswi SMP Negeri 1 Tahuna dari aktivitas Warga Binaan. (IR)

 

Kontributor: Lapas Tahuna

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0