Lapas Tanjung Gerak Cepat Tindak Lanjuti Keluhan Kesehatan Warga Binaan
Tanjung, INFO_PAS – Keluhan nyeri dada yang belum mereda mendorong tim medis Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung merujuk seorang Warga Binaan, CRW, ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan. Setelah jalani pemeriksaan awal di Klinik Pratama Lapas Tanjung, Warga Binaan tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Badaruddin Kasim, Kamis (15/10).
Sebelum merujuk pasien, dokter klinik melakukan pemeriksaan dan observasi. Karena nyeri dada belum berkurang, dokter melaporkan kondisi tersebut kepada Kepala Lapas (Kalapas) Tanjung dan merekomendasikan pemeriksaan jantung untuk memastikan penyebab keluhan.
Kalapas Tanjung, Tri Joko Wiyono, menegaskan bahwa keluhan kesehatan Warga Binaan harus segera ditindaklanjuti sesuai prosedur. Koordinasi antara tenaga medis dan petugas diperlukan agar pasien mendapat penanganan sesuai kebutuhan medis.
“Kalau ada Warga Binaan yang mengalami keluhan kesehatan dan membutuhkan pemeriksaan lanjutan, kami harus segera menindaklanjutinya. Keselamatan dan pemenuhan hak kesehatan mereka tetap menjadi perhatian kami,” ujar Tri Joko Wiyono.
Dokter Klinik Pratama Lapas Tanjung, dr. Septi Armanita, menjelaskan bahwa rujukan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keluhan nyeri dada yang belum mereda. Pasien dibawa ke rumah sakit pukul 21.00 WITA dengan pendampingan Kasubsi Perawatan, dokter klinik, petugas jaga, petugas klinik, dan staf Kesatuan Pengamanan Lapas.
Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD H. Badaruddin Kasim pukul 21.05 WITA, pasien menjalani pemeriksaan fisik dan rekam jantung. Dokter jaga juga berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi pasien dinyatakan aman dengan diagnosis atypical chest pain atau nyeri dada atipikal. Pasien diizinkan pulang dengan terapi obat candesartan 8 mg satu kali sehari. Pada pukul 22.10 WITA, CRW kembali ke Lapas Tanjung untuk menjalani observasi lanjutan.
CRW mengapresiasi respons petugas yang membantunya mendapatkan pemeriksaan lanjutan.
“Saya berterima kasih karena saat keluhan belum membaik, petugas membantu saya mendapatkan pemeriksaan di rumah sakit. Setelah kembali ke Lapas, saya akan mengikuti arahan petugas medis dan menjalani observasi,” ungkapnya. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


