Lapas Tanjung Panen Sawi, Bukti Nyata Pemberdayaan Warga Binaan
Tanjung, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung kembali tunjukkan komitmennya dalam membina dan memberdayakan Warga Binaan melalui kegiatan produktif. Kali ini, Lapas Tanjung berhasil panen 200 ikat sawi dari lahan perkebunan yang dikelola langsung oleh Warga Binaan di area kebun Lapas sebagai bukti pembinaan yang diberikan tidak hanya bersifat moral dan spiritual, tetapi juga berorientasi pada peningkatan keterampilan kerja.
Kepala Lapas Tanjung, Tri Joko Wiyono, melalui Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Abdul Hair, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut. “Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui kegiatan pemberdayaan seperti ini, kami ingin menanamkan nilai kerja keras, tanggung jawab, serta keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan setelah bebas nanti,” ujarnya.
Pemanfaatan lahan kosong di lingkungan Lapas Tanjung telah memberikan hasil yang menggembirakan. Warga Binaan diberdayakan untuk berkebun dan mengolah tanah yang semula tidak termanfaatkan menjadi lahan produktif. Melalui bimbingan petugas dan kerja sama yang solid, tanaman sawi yang dirawat dengan baik kini telah memasuki masa panen. Dari hasil panen kali ini, tercatat sebanyak 200 ikat sawi berhasil dipetik dan sebagian hasilnya dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas.
Salah satu Warga Binaan, Halid, bangga dan bersyukur terlibat langsung dalam program ini. “Saya merasa senang bisa ikut menanam dan merawat sawi ini sampai panen. Selain menambah pengalaman, kegiatan ini juga membuat kami lebih bersemangat dan merasa dihargai. Saya belajar cara bercocok tanam yang benar. Semoga nanti setelah bebas ilmu ini bisa saya gunakan untuk usaha sendiri,” harapnya.
Dengan adanya kegiatan perkebunan seperti ini, Lapas Tanjung berharap terus menciptakan iklim pembinaan yang produktif dan berdaya guna. Pemberdayaan Warga Binaan melalui kegiatan bercocok tanam tidak hanya mendukung ketahanan pangan internal Lapas, tetapi juga wujud nyata kontribusi Pemasyarakatan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


