Lapas Tolitoli Tanam Sawi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
Tolitoli, INFO__PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli terus tunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan penanaman bibit sayuran sawi di lahan milik Lapas, Selasa (14/4).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Frengki, bersama dua staf dan melibatkan sembilan Warga Binaan. Penanaman dilakukan di lahan seluas 324 m² di area Lapas Tolitoli.
“Penanaman sawi ini menjadi dukungan kami terhadap program ketahanan pangan. Selain itu, kami ingin membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis yang dapat mereka manfaatkan setelah bebas nanti,” ungkap Frengky.
Program ini tidak hanya bertujuan memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif, tetapi juga sebagai sarana pembinaan bagi Warga Binaan agar memiliki keterampilan di bidang pertanian. Dengan demikian, mereka diharapkan menjadi pribadi yang mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat.
Salah satu Warga Binaan, Nomensen, antusias mengikuti program ini. “Selain menambah keterampilan, kami juga merasa lebih produktif dan punya kegiatan bermanfaat,” ungkapnya.
Di tempat berbeda, Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menyampaikan kegiatan ini merupakan komitmen dalam menjalankan fungsi pembinaan secara optimal. “Kami terus mendorong kegiatan positif seperti ini sebagai bentuk pembinaan kemandirian. Selain mendukung ketahanan pangan, ini juga menjadi bekal keterampilan bagi Warga Binaan agar siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Selain memberikan manfaat secara ekonomi dan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Lapas Tolitoli berharap terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang produktif sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan. (IR)
Kontributor: Lapas Tolitoli
What's Your Reaction?


