Lapas Tual Gencarkan Program Pembinaan Karakter dan Mental Islami

Lapas Tual Gencarkan Program Pembinaan Karakter dan Mental Islami

Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus berkomitmen melakukan transformasi positif bagi para Warga Binaan. Tidak hanya fokus pada pembinaan kemandirian, Lapas Tual kini makin menggencarkan program pembinaan karakter dan mental Islami bagi Warga Binaan Muslim sebagai fondasi utama dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial sebelum mereka kembali ke tengah masyarakat.

Kepaka Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik, Iswan Ternate, menjelaskan program kerohanian ini merupakan kurikulum pembinaan kepribadian yang terukur. "Kami menjadwalkan pembinaan ini secara rutin dan konsisten agar proses pemulihan karakter berjalan optimal. Target utama kami adalah menyentuh sisi spiritual mereka. Kami ingin Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana secara fisik, melainkan juga mengalami perubahan batin dan memiliki fondasi moral yang kuat," ujarnya, Selasa (9/6).

Program keagamaan yang intensif ini juga berdampak langsung pada pemenuhan hak-hak administratif Warga Binaan. Dikatakan Kepala Subseksi Registrasi, Fransisco Fanulene, keaktifan dan perubahan perilaku positif yang ditunjukkan selama mengikuti pembinaan rohani menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian perkembangan Warga Binaan.

"Setiap keikutsertaan Warga Binaan dalam program pembinaan mental spiritual ini tercatat dengan baik dalam Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana. Nilai perkembangan perilaku positif inilah yang menjadi salah satu syarat substantif mutlak bagi mereka untuk mendapatkan hak-hak, seperti Remisi, Asimilasi, maupun Pembebasan Bersyarat," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Pulau Dullah Selatan, Abdul Wahid Rumaf, menyatakan kesiapannya untuk terus menerjunkan penyuluh agama terbaik demi memberikan bimbingan spiritual yang mendalam di Lapas. "Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab moral keumatan. Materi bimbingan yang kami berikan fokus pada perbaikan akhlak, tauhid, fikih ibadah sehari-hari, hingga program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an. Kami berharap siraman qalbu yang konsisten ini membimbing Warga Binaan menuju jalan tobat, membantu mereka berdamai dengan masa lalu, dan siap menjadi pribadi yang lebih baik saat bebas nanti," harapnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat ini, Lapas Tual optimistis melahirkan lulusan Warga Binaan yang tidak hanya terampil secara fisik, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan spiritual yang sehat demi masa depan yang lebih cerah. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Tual

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0