Latih Kemandirian dan Produktivitas, Lapas Bulukumba Kembangkan Silumba Carwash
Bulukumba, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba kembangkan pembinaan kemandirian melalui Silumba Carwash, layanan pencucian kendaraan yang berlokasi di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Panrita Lopi Lapas Bulukumba.
Dikelola di bawah tanggung jawab Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Silumba Carwash jadi sarana Warga Binaan belajar bekerja, mengasah keterampilan, dan memperoleh penghasilan melalui premi sesuai ketentuan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Bulukumba, Muh. Ahsan, bersama Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Muh. Asrul, turut melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kegiatan tersebut.
Saat ini, tiga Warga Binaan terlibat langsung dalam operasional Silumba Carwash yang rata-rata melayani sekitar 80 kendaraan setiap bulan.
Salah seorang Warga Binaan, W, mengaku mendapat pengalaman dan keterampilan baru melalui kegiatan tersebut.
“Di sini kami belajar bekerja, melayani pelanggan, dan bertanggung jawab dengan pekerjaan. Keterampilan ini mudah-mudahan bisa menjadi bekal ketika kami sudah bebas nanti,” ungkap W.
Dari kegiatan ini, Warga Binaan memperoleh premi sekitar Rp400 ribu per bulan. Sebagian penghasilan tersebut ditabung sebagai persiapan untuk memenuhi kebutuhan setelah menyelesaikan masa pidana.
Kepala Seksi Giatja Lapas Bulukumba, Muh. Ahsan, menjelaskan bahwa Silumba Carwash dirancang untuk memberi pengalaman kerja nyata sekaligus menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab.
“Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, pelayanan, dan pengelolaan hasil kerja. Harapannya, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri setelah bebas,” ujar Ahsan.
Kepala Lapas Bulukumba, Mansur, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian perlu memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. Ia juga mengajak masyarakat mendukung program tersebut dengan memanfaatkan layanan Silumba Carwash.
“Pembinaan kemandirian harus memberikan manfaat yang nyata bagi Warga Binaan. Melalui Silumba Carwash, mereka mendapatkan kesempatan untuk belajar bekerja, memperoleh keterampilan, dan merasakan langsung proses menghasilkan pendapatan secara positif. Sebagian premi yang ditabung juga diharapkan dapat menjadi bekal ketika mereka selesai menjalani masa pidana,” ujar Mansur.
“Setiap kendaraan yang dicuci di Silumba Carwash bukan hanya menggunakan jasa, tetapi juga ikut mendukung proses pembinaan dan memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk belajar menjadi lebih mandiri,” tambah Mansur. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Bulukumba
What's Your Reaction?


