Latih Warga Binaan Keterampilan Produktif, Lapas Tanjung Panen Lele di SAE
Tanjung, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung kembali panen hasil budidaya lele di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Senin (27/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan.
Pada panen kali ini, dihasilkan sebanyak 15,8 kilogram ikan lele. Hasil tersebut merupakan buah dari pengelolaan program perikanan yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan di bawah pendampingan petugas.
Budidaya lele menjadi salah satu program unggulan karena tidak hanya melatih keterampilan praktis, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal setelah Warga Binaan menyelesaikan masa pidana.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Robyannor, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian terus diarahkan pada kegiatan produktif yang aplikatif.
“Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan yang bisa langsung diterapkan. Budidaya lele ini menjadi salah satu contoh kegiatan yang memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Darmawan, menambahkan bahwa seluruh proses dilakukan secara bertahap dengan pendampingan intensif guna memastikan hasil yang optimal.
“Kami mendampingi mulai dari persiapan kolam, pemberian pakan, hingga masa panen. Konsistensi dalam perawatan menjadi kunci keberhasilan,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan, Ihur, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai keterampilan yang diperoleh dapat menjadi peluang usaha di masa depan. “Saya belajar bagaimana cara memelihara ikan dengan baik. Ini sangat berguna dan bisa saya kembangkan nanti,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan wujud pembinaan produktif dan berkelanjutan yang dijalankan Lapas Tanjung. Keterampilan yang diperoleh diharapkan mampu meningkatkan kemandirian serta kesiapan Warga Binaan dalam menghadapi kehidupan setelah bebas. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


