Lestarikan Budaya Banua, Anak Binaan LPKA Martapura Belajar Musik Tradisional bersama Sanggar Alfattah Martapura
Martapura, INFOP_PAS – Alunan musik tradisional khas Kalimantan Selatan menggema di Gazebo LPKA Kelas I Martapura saat Anak Binaan mengikuti pembelajaran seni musik bersama instruktur dari Sanggar Seni Alfattah Martapura, Rabu (1/7). Pembinaan yang berlangsung penuh semangat tersebut menjadi sarana bagi Anak Binaan untuk mengenal, mempelajari, sekaligus melestarikan warisan budaya daerah seraya mengembangkan bakat dan kreativitas di bidang seni.
Selama kegiatan berlangsung, petugas seksi pembinaan bersama staf seksi pengawasan dan penegakan disiplin turut melakukan pendampingan guna memastikan seluruh rangkaian pembelajaran berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Pendampingan tersebut merupakan komitmen LPKA Martapura dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang mendukung proses belajar Anak Binaan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Haris Wardilah selaku petugas seksi pembinaan mengatakan pembelajaran musik tradisional merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap budaya lokal. Menurutnya, seni menjadi media yang efektif untuk membangun karakter positif sekaligus meningkatkan rasa percaya diri Anak Binaan.
"Kami ingin Anak Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan seni, tetapi juga belajar tentang kebersamaan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap budaya daerah. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal positif bagi mereka untuk terus berkarya dan berkontribusi di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan," ujar Haris.
Dalam sesi latihan, para Anak Binaan memperoleh bimbingan langsung dari instruktur Sanggar Seni Alfattah Martapura, Sidqi Ahmad Ridhani, mengenai teknik memainkan alat musik tradisional, mulai dari pengenalan nada, irama, hingga harmonisasi antarpemain. Dengan metode praktik langsung, para peserta antusias mengikuti setiap arahan dan membangun kekompakan dalam memainkan musik secara berkelompok.
"Kami melihat Anak Binaan memiliki antusiasme yang sangat baik. Mereka cepat memahami materi yang diberikan dan mampu bekerja sama dalam memainkan musik tradisional. Kami berharap pembelajaran ini tidak hanya meningkatkan keterampilan bermusik, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Banjar sebagai warisan yang harus terus dilestarikan," ujar Sidqi.
Melalui kolaborasi bersama Sanggar Seni Alfattah Martapura, LPKA Martapura terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan inovatif, edukatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi Anak Binaan. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya melahirkan keterampilan di bidang seni musik tradisional, tetapi juga menumbuhkan karakter yang lebih baik dan memperkuat kecintaan terhadap budaya Banua sebagai bekal dalam menjalani kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: LPKA Martapura
What's Your Reaction?


