LPKA Martapura Fasilitasi Anak Binaan Lanjutkan Pendidikan Formal secara Daring bersama SMK PGRI Martapura

LPKA Martapura Fasilitasi Anak Binaan Lanjutkan Pendidikan Formal secara Daring bersama SMK PGRI Martapura

Martapura, INFO_PAS – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura terus berupaya memastikan pemenuhan hak pendidikan bagi Anak Binaan, salah satunya melalui fasilitasi pendidikan formal secara daring. Pada Kamis (27/8), langkah tersebut dilakukan dengan menjalin koordinasi bersama SMK PGRI Martapura untuk memberikan kesempatan kepada Anak Binaan agar tetap dapat melanjutkan pendidikan meskipun sedang menjalani masa pembinaan.

Koordinasi dan pendampingan pendidikan tersebut turut dihadiri Guru Kesiswaan sekaligus Guru Bimbingan dan Konseling SMK PGRI Martapura, Marwandi Januar. Kedatangan pihak sekolah disambut langsung oleh Haris selaku staf pembinaan LPKA Martapura.

Dalam kegiatan tersebut, kedua pihak membahas keberlanjutan pendidikan Anak Binaan, termasuk mekanisme pembelajaran secara daring, pendampingan selama mengikuti proses belajar, dan koordinasi antara pihak sekolah dan LPKA agar kegiatan pendidikan berjalan optimal. Keterbatasan ruang dan kondisi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak untuk mendapatkan haknya dalam memperoleh pendidikan.

“Kami berupaya memastikan Anak Binaan tetap mendapatkan hak pendidikan mereka. Melalui pembelajaran secara daring, anak tetap bisa mengikuti proses belajar, berinteraksi dengan guru, dan melanjutkan jenjang pendidikannya. Harapannya, kesempatan ini menjadi bekal bagi mereka untuk menata kembali masa depan setelah menjalani pembinaan,” harap Haris.

Ia menambahkan keberhasilan program pendidikan bagi Anak Binaan membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, khususnya antara LPKA, sekolah, guru, dan keluarga. “Kami sangat mengapresiasi SMK PGRI Martapura yang terus memberikan perhatian terhadap pendidikan Anak Binaan. Sinergi seperti ini penting agar proses pembinaan tidak hanya berfokus pada perubahan perilaku, tetapi juga memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan bagi anak,” tambah Haris

Sementara itu, Marwandi Januar menyampaikan pihak sekolah berkomitmen untuk tetap memberikan pendampingan pendidikan kepada Anak Binaan sesuai kondisi dan kebutuhan mereka. “Pendidikan adalah hak setiap anak, termasuk anak yang sedang menjalani pembinaan. Kami ingin memastikan mereka tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan mengikuti pendidikan formal. Dengan sistem daring dan koordinasi bersama LPKA, kami berharap proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik,” harapnya.

Menurut Marwandi, keberlanjutan pendidikan juga memiliki peran penting dalam membangun kembali rasa percaya diri anak. Dengan tetap mengikuti proses belajar, anak tidak merasa kehilangan kesempatan untuk berkembang dan memiliki tujuan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

“Kami berharap anak-anak tetap semangat belajar. Kondisi saat ini bukan akhir dari perjalanan mereka. Justru pendidikan ini bisa menjadi salah satu jalan untuk mempersiapkan diri, mengejar cita-cita, dan kembali ke masyarakat dengan membawa bekal yang lebih baik,” lanjut Marwandi.

Fasilitasi pendidikan formal secara daring ini menjadi salah satu komitmen LPKA Martapura dalam memenuhi hak-hak Anak Binaan. Pendidikan tidak hanya menjadi sarana untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter, pengembangan potensi, dan persiapan anak untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan SMK PGRI Martapura, LPKA Martapura berharap proses pendidikan Anak Binaan terus berlangsung berkesinambungan. Upaya tersebut sekaligus menjadi pembinaan yang berorientasi pada masa depan dengan memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk terus belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik. (IR)

 

 

Kontributor: LPKA Martapura

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0