LPKA Martapura Panen Kangkung, Anak Binaan Produktif Dukung Ketahanan Pangan
Martapura, INFO_PAS - Suasana produktif tampak di Sarana Edukasi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura saat berlangsung panen sayur kangkung, Jumat (27/2). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala LPKA Martapura bersama jajaran pejabat struktural, staf, peserta magang, serta Anak Binaan yang terlibat aktif sejak proses penanaman hingga masa panen.
Sebanyak 30 kilogram kangkung segar yang dipanen merupakan hasil budidaya selama kurang lebih satu bulan melalui program pembinaan kemandirian berbasis praktik pertanian. Seluruh proses, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen, dilakukan dengan pendampingan petugas sebagai sarana pembelajaran langsung bagi Anak Binaan.
Hasil panen rencananya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi Anak Binaan melalui dapur LPKA. Langkah ini tidak hanya mendukung pemenuhan gizi secara mandiri, tetapi juga menjadi bentuk nyata pemanfaatan sarana edukasi yang produktif dan berkelanjutan.

Program ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian sekaligus kontribusi LPKA Martapura dalam mendukung program ketahanan pangan. Melalui kegiatan pertanian praktis, Anak Binaan dibekali keterampilan hidup (life skill), kedisiplinan, serta pengalaman kerja yang aplikatif sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.
Kepala LPKA Martapura, Dwi Hartono, menegaskan bahwa kegiatan pertanian harus terus dikembangkan sebagai media pembinaan yang konkret dan berdampak.
“Panen kangkung ini menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian di LPKA berjalan nyata dan berkelanjutan. Anak Binaan tidak hanya belajar teori, tetapi terlibat langsung dalam proses produksi hingga hasilnya dapat dimanfaatkan bersama,” ujar Dwi Hartono.
Ia menambahkan bahwa program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi potensi yang dimiliki satuan kerja.
Sementara itu, salah satu Anak Binaan, MM, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan pertanian tersebut. “Kami senang karena bisa ikut menanam sampai panen. Selain menambah pengalaman, hasilnya juga bisa kami konsumsi sendiri. Ini membuat kami lebih semangat belajar,” ungkapnya.
Melalui program pembinaan berbasis praktik pertanian yang berkelanjutan, LPKA Martapura bentuk Anak Binaan yang produktif, mandiri, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas LPKA Martapura
What's Your Reaction?


