Pelatihan Bidang Manufaktur & Agrobisnis di Lapas Ambon Resmi Ditutup

Pelatihan Bidang Manufaktur & Agrobisnis di Lapas Ambon Resmi Ditutup

Ambon, INFO_PAS - Tuntas sudah masa pelatihan kemandirian bidang manufaktur (meubelair bambu) dan agrobisnis (pertanian) bagi 20 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon. Setelah enam hari mengikuti pelatihan, kegiatan tersebut resmi ditutup Kepala Lapas (Kalapas) Ambon, Saiful Sahri, Sabtu (6/3).

Pada kesempatan tersebut, Kalapas mengatakan seyogyanya pelatihan ini akan diselenggarakan selama tiga hari, namun para instruktur berujar tiga hari tersebut belum memenuhi capaian minimal dari kegiatan tersebut. Karena itu, pihaknya selaku panitia berkoordinasi dengan instruktur sehingga disepakati kegiatan ini berlangsung selama enam hari.

Menurut Saiful, kegiatan ini adalah bentuk pembinaan keterampilan dan kemandirian yang harapannya mampu memberikan modal bagi WBP sekembalinya ke masyarakat. Meskipun singkat, namun tentunya memberi manfaat yang besar dan akan berkelanjutan serta tidak berhenti begitu saja.

“Pelatihan ini tak berhenti sampai di sini. Kami akan terus berproduksi, bahan perlengkapan meubelair akan kami penuhi, serta perluasan area pertanian dengan sistem yang lebih baik sehingga memperoleh output yang baik, yaitu lapas produktif,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kalapas mewakili panitia dan peserta pelatihan mengucapkan terima kasih kepada para instruktur apabila terdapat tingkah laku yang kurang berkenan. “Ilmu yang bapak/ibu berikan pasti sangat bermanfaat bagi mereka di kemudian kelak. Mereka akan menjadi agen perubahan bagi Lapas Ambon yang dapat mengajak WBP yang lainnya dalam pembinaan kemandirian, baik manufaktur maupun agrobisnis,” tambah Saiful.

Sementara itu, SJ selaku peserta pelatihan mengucapkan rasa terima kasih yang paling mendalam jajaran Lapas Ambon yang telah memberikan sesuatu yang terbaik bagi mereka, yaitu berkesempatan mengikuti pelatihan. “Semoga setelah ini lapas terus menggelar pelatihan-pelatihan sejenisnya yang tentunya sangat bermanfaat bagi kami,” harap SJ.

Kegiatan penutupan ditandai dengan pelepasan tanda pengenal peserta serta pemberian sertifikat pelatihan dan tanda ucapan terima kasih kepada instruktur pelatihan. Pada kegiatan penutupan tersebut juga dilakukan sosialisasi terkait Kredit Usaha Rakyat dari perwakilan Bank BRI bagi WBP bilamana telah keluar dan ingin membangun usaha dari keterampilan yang diperoleh selama di dalam lapas. Sebagai informasi, saat ini Lapas Ambon juga telah menyiapkan sejumlah pelatihan pembinaan kemandirian yang rencananya akan digelar pada semester II tahun 2021. (IR)

 

Kontributor: Arwin R.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0