Maulid Habsyi di Lapas Tanjung Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

Maulid Habsyi di Lapas Tanjung Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

Tanjung, INFO_PAS – Lantunan maulid habsyi menjadi pembinaan kerohanian yang dimanfaatkan Warga Binaan untuk memperdalam nilai-nilai keagamaan di Masjid At-Tawwabin Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung. Bersama petugas dan pendampingan Ustaz Masrani, pada Kamis (8/10) Warga Binaan mengikuti rangkaian maulid habsyi sebagai sarana mengisi waktu dengan kegiatan keagamaan sekaligus membangun sikap yang lebih baik.

Pembinaan berlangsung melalui rangkaian pembacaan maulid habsyi yang diikuti Warga Binaan secara bersama-sama. Staf Pembinaan, Lutfi, mendampingi pelaksanaan agar tetap terarah sekaligus memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk memperkuat kebiasaan positif melalui aktivitas keagamaan. Ia menjelaskan pembinaan kerohanian tidak hanya diarahkan pada pemahaman materi keagamaan, tetapi juga pembiasaan sikap dalam keseharian.

"Kegiatan bersama seperti maulid habsyi menjadi salah satu cara untuk membangun kebiasaan yang positif selama menjalani masa pidana. Yang kami dorong bukan hanya ikut membaca maulid, tetapi bagaimana kebiasaan baik dari kegiatan ini terbawa dalam keseharian. Mereka punya ruang untuk belajar, mengikuti arahan, dan memperbaiki diri secara bertahap,” ujar Lutfi.

Pada kesempatan yang sama, Ustaz Masrani turut memberikan pendampingan maulid habsyi sekaligus mengarahkan Warga Binaan agar memahami nilai yang terkandung dalam pembinaan keagamaan. Ia mengingatkan pentingnya menjadikan kegiatan keagamaan sebagai  proses memperbaiki diri, bukan sekadar rutinitas.

“Belajar agama itu tidak cukup hanya mendengar atau membaca, yang lebih penting bagaimana nilai yang dipelajari bisa terlihat dalam sikap sehari-hari. Dari hal-hal sederhana, seperti menjaga ucapan, menghormati orang lain, dan membiasakan diri berbuat baik,” pesan Ustaz Masrani.

Salah satu Warga Binaan, Fadhil, senang mengikuti aktivitas keagamaan bersama Warga Binaan lainnya. “Selain mengisi waktu dengan kegiatan positif, saya juga bisa lebih mendalami nilai-nilai agama dan belajar memperbaiki diri,” ujarnya.

Pembinaan kerohanian melalui maulid habsyi diharapkan terus menjadi proses pembentukan karakter Warga Binaan selama menjalani masa pidana. Konsistensi pembinaan tersebut menjadi salah satu upaya Lapas Tanjung memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan sikap positif, memperkuat nilai keagamaan, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

 

 

Kontributor: Lapas Tanjung

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0